Pandangan Islam Tentang Kesehatan



“Ya Tuhanku ampuni aku, kasihini aku, cukupkan aku, angkatlah derajatku, berikan aku rizki, beri aku petunjuk dan kesehatan, dan ampunilah aku.”

Merasa familiar atau asing dengan kata-kata tersebut? Ji

ka merasa asing, bagaimana kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa arab.

“Rabbighfirli warhami wajburni warfa’ni warzuqni wahdini wa ‘afini wa’fu’anni,”

Ya, itu adalah bacaan yang selalu kita baca ketika shalat, khususnya ketika kita duduk diantara dua sujud. Setiap hari tanpa kita sadari kita sering meminta kepada Allah untuk diberikan kesehatan, tapi apakah kita sadar? Ataukah meskipun kita sadar, seberapa jauhkah kita berupaya untuk hidup sehat?

Agama kita sangat mengatur tentang kesehatan, karena islam merupakan agama yang kaffah (sempurna) yang mengatur semua lini kehidupan manusia, mulai dari bagaimana manusia beribadah, berakhlak, melakukan aktivitas sehari-hari, dan salah satunya bagaimana manusia tersebut berperilaku sehat.

Rasulullah SAW bersabda: “Dua kenikmatan yang sering dilalaikan oleh manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang. (HR. Ahmad)

Kesehatan merupakan sesuatu yang banyak dilalaikan oleh manusia. Kita bisa melihat, banyak orang yang mempersiapkan dirinya untuk urusan pendidikan, pekerjaan, hobi, atau lain sebagainya, tapi sedikit sekali orang yang mempersiapkan atau memikirkan tentang kesehatannya. Padahal, bila tanpa kesehatan, hidup kita ini seperti hampa. Banyak orang yang mengejar kehidupan dunianya dan melalaikan kesehatannya. Banyak orang yang kerja banting tulang siang dan malam untuk mencari makan, tapi malah tidak sempat makan. Banyak orang yang berlomba-lomba dalam membangun rumahnya, tapi mereka malah tidak bisa menikmati rumahnya karena lebih sering tergeletak di rumah sakit.

Saya lebih setuju bahwa islam dalam pengaplikasiaan kesehatannya lebih banyak berupa tindakan-tindakan preventif (pencegahan) daripada tindakan-tindakan yang sifatnya kuratif (pengobatan), yang memberikan perintah-perintah untuk menjaga kesehatan dan larangan-larangan yang bisa menimbulkan penyakit. Mengapa saya berpendapat seperti ini, karena tauladan kita, nabi besar Muhammad SAW, dalam beberapa riwayat, dari lahir sampai menutup usia hanya pernah mengalami sakit yang bisa dihitung oleh jari kita. Jadi model manusia sempurna ini tidak banyak mencontohkan bagaimana beliau mengobati penyakitnya, tapi lebih banyak memberikan kita contoh bagaimana cara hidup terjauh dari penyakit.

Tentu saja ini hubungannya dengan ajaran agama kita yang sempurna, yang telah disinggung di atas tadi. Manusia diciptakan oleh Allah seperti mesin yang diproduksi oleh pabrik. Mesin ketika telah diproduksi akan memiliki buku panduan penggunaanya yang nantinya akan berguna untuk mencegah mesin tersebut cepat rusak. Manusia juga memiliki pedoman yang luar biasa lengkap di dalam al-Quran dan as-Sunnah tinggal apakah kita bisa mengaplikasikannya atau tidak.

Saya akan mengambil contoh salah satu ayat dalam alqur’an, yaitu surat al baqarah ayat 173. “Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut nama selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Dari ayat ini, setidaknya Allah mengharamkan empat jenis makanan untuk kita konsumsi. Karena allah pasti tahu setiap makanan yang Allah haramkan pasti mempunyai mudharat (kerugian) bagi manusia. Sebenarnya apa saja kira-kira ke-mudharatan tiap makanan tersebut? khususnya tiga makanan yang disebutkan paling awal.

Bangkai, merupakan binatang yang mati dengan tidak melalui penyembelihan, bisa karena tercekik, terpukul, jatuh, ditanduk (QS almaidah: 3) ataupun karena sebab-sebab yang lainnya. Penyebab-penyebab kematian tersebut sebagian besar mengakibatkan darah tidak mengalir keluar dari tubuhnya, darah tersebut akan membeku di dalam tubuh dan menggumpal. Selain itu, bangkai juga mengandung racun yang nantinya akan tetap berada di dalam daging, Ini jelas berbeda jika kita menyembelih hewan tersebut secara syar’i, hewan akan mengeluarkan darahnya karena pembuluh darah di leher dipotong sehingga dagingnya segar dan terhindar dari zat-zat beracun.

Darah, merupakan cairan yang mengalir dalam pembuluh darah kita. Kita ketahui sendiri, banyak penyakit yang bisa menular dari darah, karena memang darah itu sendiri merupakan tempat yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bakteri-bakteri. Sehingga dengan menghindari konsumsi darah, kita bisa menghindari tertular penyakit.

Babi, merupakan binatang yang tubuhnya dijadikan tempat paling subur untuk perkembangbiakan berbagai parasit (misalanya Taenia Solium) dan penyakit berbahaya. Dari penelitian di Cina dan Swedia-mayoritas penduduknya memakan daging babi-menunjukkan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus. Presentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, berkebalikan di negara-negara islam yang presentasenya relatif rendah.

Itu merupakan salah satu contoh pengaplikasiaan ayat suci alqur’an dalam upaya kita untuk menjaga kesehatan, khususnya dalam hal makanan. Upaya ini dilakukan dengan cara preventif, sehingga kita bisa terhindar dari penyakit.

Selain itu, kita sering melihat kyai-kyai di sekitar kita atau yang biasa kita sebut dengan sesepuh yang taat beribadah kepada Allah memiliki umur yang lumayan panjang. Selanjutnya, ada sebuah penelitian yang lebih mencengangkan lagi, David B. Larson pernah meneliti antara orang yang taat beragama dan yang tidak, dan hasilnya, orang yang taat beragama menderita penyakit jantung 60% lebih sedikit, tingkat bunuh diri 100% lebih rendah , dan tekanan darah tinggi jauh lebih sedikit.

Kira-kira kenapa ini bisa terjadi? Kemungkinannya, orang yang taat beribadah berperilaku sesuai dengan tujuan penciptaannya, sesuai dengan buku pedomannya, yaitu Alqur’an. Jadi marilah kita sama-sama menjaga kesehatan ini dengan senantiasa berpegang teguh pada pedoman agama kita. Semoga dengan senantiasa berpegang teguh, kita selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT.

Disamping itu semua, jika memang kita sudah tetap menjaga kesehatan tapi ditakdirkan oleh Allah Swt untuk sakit, maka sakit itu merupakan ujian kesabaran dari-Nya, apakah kita bisa melewatinya atau tidak. Keshalehan seseorang bukan merupakan patokan kesehatannya. Seorang nabi Ayub-pun diberi ujian sakit oleh Allah swt, kita?

Wallahualam..

Husni Fauzal R. (FK UNTAN 09)
READ MORE - Pandangan Islam Tentang Kesehatan

Hikmah di Balik Spektrum Warna diwaktu Shalat




Ditanya Nabi SAW, apakah amalan yang sebaiknya, maka bersabda Nabi: Shalat di awal waktunya "(Riwayat oleh At-Tirmidzi dan Abu Daud, Al-Albani menshohihkannya)

Nabi SAW bersabda. Artinya: "tangguhlah sehing

ga dingin untuk shalat dhuhur, karena kekuatan panas (matahari) adalah dari panas neraka jahannam." (Hadits shohih riwayat Al-Bukhari)

Setiap peralihan waktu sholat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam ini yang bisa diukur dan dicerap melalui perubahan warna alam.



***



SUBUH

Waktu sholat subuh adalah dimulai setelah terbit fajar shadiq sampai terbitnya matahari.

Pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisme tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu Subuh memiliki rahasia terkait dengan penawar / rezeki dan komunikasi.

Mereka yang sering tertinggal waktu subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, akhirnya akan mengalami masalah komunikasi dan rezeki.

Ini karena energi alam yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang harus terjadi dalam kondisi roh dan jasad menyatu (keserentakan ruang dan waktu) - dalam arti kata lain jaga dari tidur.

Disini juga dapat kita cungkil akan rahasia diperintahkan sholat diawal waktu. Dimulainya saja azan Subuh, energi alam pada waktu itu berada pada tingkat optimal. Energi inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat subuhnya sebenarnya sudah mendapat tenaga yang tidak optimal lagi.



Zuhur

Waktu shalat zhuhur adalah dimulai sejak matahari tergelincir ke barat dan berakhir di saat bayangan sesuatu benda seperti kayu panjang itu sama benar panjangnya dengan kayu tersebut.

Warna alam berikutnya berubah ke warna hijau (isyraq & dhuha) dan kemudian warna kuning menandakan masuknya waktu Zhuhur. Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan.

Warna kuning ini memiliki rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan mengalami masalah di perut dan hilang sifat cerianya.


ASAR

Waktu shalat asar adalah dimulai setelah waktu Zuhur berakhir, yaitu ketika bayangan sesuatu benda seperti kayu panjang, sama panjang dengan bendanya dan berakhir setelah matahari terbenam.

Warna alam akan berubah ke warna oranye, yaitu masuknya waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovarium dan testis yang mencakup sistem reproduksi. Rahasia warna oranye ialah kreativitas.

Orang yang kerap tertinggal Ashar akan hilang daya kreativitasnya dan lebih malang lagi kalau di waktu Ashar ni jasad dan roh seseorang ini terpisah.Dan jangan lupa, tenaga pada waktu Asar ni amat dibutuhkan organ reproduktif kita ;)



MAGHRIB

Waktu shalat mahgrib adalah dimulai setelah terbenamnya matahari dan berakhir saat mega merah telah hilang dan tidak terlihat.

Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasehatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini berarti jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga karena mereka resonan dengan alam.

Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (sholat Maghrib dulu la ...) karena banyak interferensi (difraksi) terjadi pada waktu ini yang dapat menyesatkan mata kita. Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, pada frekuensi otot, saraf dan tulang.



ISYA

Waktu isya adalah dimulai setelah hilangnya mega merah sampai terbitnya fajar shadiq yaitu subuh.

Ketika masuk waktu Isya, alam berubah ke warna Indigo dan seterusnya memasuki fase Kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian di mana frekuensinya bersamaan dengan sistem kontrol otak.

Mereka yang sering ketinggalan Isyaknya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam. Tidur pada waktu ini disebut tidur delta dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam istirahat.

Setelah tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna putih, merah jambu dan seterusnya ungu di mana itu bersamaan dengan frekuensi kelenjar pineal, pituitari, talamus dan hipotalamus.

Tubuh seharusnya bangkit kembali pada waktu ini dan dalam Islam waktu ini disebut Qiamullail.




***




Begitulah secara ringkas keterkaitan waktu shalat dengan warna alam. Manusia kini memang telah sadar akan kepentingan tenaga alam ini dan inilah faktor adanya bermacam-macam metode meditasi yang dibuat seperti taichi, qi-gong dan sebagainya.

Semuanya dibuat untuk menyerap energi-energi alam ke sistem tubuh. Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah di'kurniakan 'syariat sholat oleh Allah swt tanpa perlu kita memikirkan bagaimana hendak menyerap tenaga alam ini.

Hakikat ini seharusnya menginsafkan kita bahwa Allah mewajibkan shalat ke atas hambanya atas sifat pengasih dan penyayang-Nya sebagai pencipta karena Dia tahu hamba-Nya ini amat-amat membutuhkannya.


Disalin dan sedikit dimodifikasi dari: http://4ayesha.blogspot.com/2008/08/solat-dan-kesihatan.html dan
http://www.waktusolat.com.my/
READ MORE - Hikmah di Balik Spektrum Warna diwaktu Shalat

Kisah Elang dan Lebah

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia". kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl : 68-69)


Di pagi yang cerah, di antara rindangnya pepohonan, tampak seekor burung elang sedang bermalas-malasan beristirahat di dahan sebatang pohon. Selama beberapa hari burung elang berulang kali hinggap di dahan pohon yang sama karena tertarik mengamati kegiatan segerombolan tawon (lebah) yang terlihat sibuk bekerja bersama-sama membuat sarang yang berjuntai di dahan sebatang pohon.
Tampak seekor tawon sebentar terbang hinggap di antara bunga-bunga hutan yang mekar, mengisap sari madu, dan terbang kembali ke dahan memberikan sari madu ke sarangnya, dan begitu seterusnya. Burung elang dengan tidak sabar menegur seekor tawon yang sedang terbang di dekatnya, "Hai tawon kecil, kamu sibuk terbang dari satu bunga ke tempat sarangmu, memangnya apa yang sedang kamu kerjakan?" 
Tawon pun menjawab: "Aku dan kawan-kawan sedang membuat sarang." 
"Untuk apa kalian repot membuat sarang sebesar itu? Umur tawon kan sangat pendek. Sudahlah...,tidak perlu susah-susah bekerja! Santai-santai saja dan nikmati kehidupanmu yang singkat itu."Demikian burung elang menasihati si tawon. 
"Umurku memang tidak sepanjang umurmu burung elang. Tapi justru karena pendeknya waktu yang aku punya, aku tidak boleh menyia-nyiakan nya. Aku harus bekerja giat dan lebih rajin agar sarang kami bisa selesai sesingkat umur kami," 
jawab tawon. "Untuk apa sarangmu harus diselesaikan cepat-cepat, toh kamu akan segera mati," elang menanggapi dengan cepat. "Maka, kamu pun tidak bisa menikmati sarang yang telah dibuat dengan susah payah,"
"Hahaha, tuan elang yang gagah dan berumur panjang, kasihan sekali caramu berpikir.Justru umur kami yang singkat inilah yang harus kami hargai dengan sungguh-sungguh. Kami memang makhluk kecil dan berumur pendek tetapi kami bangga dan bahagia karena bisa berarti bagi makhluk lain yaitu dengan memberi semua hasil kerja keras yang telah dilakukan seumur hidup kami. Itulah arti keberadaan kami," pungkas tawon kecil sambil terbang berlalu. 
Mendengar ucapan tawon kecil, si burung elang terdiam. Ia tidak mampu berkata-kata lagi dan bersombong diri. Ternyata di balik penampilan makhluk yang kecil dan berumur pendek, kehidupan mereka pun memiliki arti tersendiri. 
Seberapa pun panjang dan pendeknya sebuah kehidupan, itu adalah misteri alam dari Allah Yang Maha Kuasa. Sebagai manusia, kita tidak pernah tahu kapan waktu kita akan berakhir. Tetapi jika di setiap penggal waktu yang kita punya, kita punya dedikasi untuk melakukan yang terbaik serta mampu bertanggung jawab atas kehidupan kita sendiri, apalagi juga bermanfaat bagi orang lain, niscaya tiap tiap hari yang kita jalani adalah hari yangpenuh gairah , gembira, optimis, produktif, dan dinamis! 

Sumber : Abatasa
READ MORE - Kisah Elang dan Lebah

Hikmah Sujud



Firman Allah SWT yang artinya: - "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat Kami adalah orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat Kami mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhan dan mereka tidak menyombongkan diri" (Surah As-Sajadah ayat 15).

Sujud bukan saja mendekatkan kita dengan Allah SWT tetapi dari sudut medis pun ada hikmahnya. Antara hikmah sujud menurut keterangan medis adalah: -

1. Memperbaiki ginjal yang keluar sedikit dari tempat asalnya.

2. Memperbaiki pundi peranakan yang jatuh.

3. Melegakan sakit hernia.

4. Mengurangi sakit senggugut ketika haid.

5. Melegakan bagian paru-paru dari ketegangan.

6. Mengurangi sakit pada apendiks atau limpa.

7. Meringankan bagian pelvis.

8. Menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut, punggung ketika akan sujud.

9. Gerakan otot-otot ini menjadi lebih kuat dan elastis, secara otomatis memastikan kelancaran darah.

10. Bagi wanita gerakan otot ini membuat buah dadanya lebih baik dan mudah berfungsi untuk menyusui.

11. Gerakan bagian otot memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat asal.

12. Mengurangi kegemukan.

13. Otak manusia (organ terpenting) menerima banyak pasokan darah dan oksigen.

14. Peringkat sujud paling baik untuk beristirahat dan keseimbangan lingkungan bagian belakang tubuh.

15. Memberi dorongan untuk mudah tidur.


Selain itu efek sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang bisa menghindari pusing dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekaligus menguatkan mentalitas kita (terutama ketika sujud waktu shalat Subuh).


KELEBIHAN SUJUD DALAM SHOLAT sesuai KAJIAN ILMU

shalat apabila kita mengetahui kelebihan setiap gerakan dalam shalat akan menjadikan shalat yang kita lakukan itu lebih bermakna.
misalnya sujud => jumlah sujud dalam sehari (5 waktu)

* Shalat 4 rakaat => 4 × 2 = 8 => kita ada 3 kali shalat 4 rakaat (dhuhur, ashar n Isha ') => 8 × 3 = 24 kali

* Sholat 3 rakaat => 3 × 2 = 6 => kita ada sekali shalat 3 rakaat (Maghrib) => 6 kali

* Shalat 2 rakaat => 2 × 2 = 4 => kita sekali shalat 2 rakaat (subuh) => 4 kali

* Total => 24 +6 +4 = 34 kali sujud sehari



Dalam satu penelitian ilmiah oleh seorang prof. (Bukan Islam) dalam bidang bialogi di salah sebuah universitas di US, dia menyatakan bahwa kondisi sujud bisa menyebabkan aliran darah ke otak secara menyeluruh.

Ia memungkinkan otak kita bekerja sesuai fitrah yang telah ditetapkan oleh Allah. (Setelah membuat penelitian ini prof. Tersebut telah memeluk Islam) ... amin

Dalam penelitian yang sama dia menyatakan tindakan kita melakukan sebanyak 34 kali sujud bisa meningkatkan daya ingat, menghapus kemungkinan penyakit gila sebelum usia 40thn dan penyakit nyanyok.

disalin dari: http://www.ehoza.com/v4/forum/religious-talk-muslim-section/43497-kelebihan-sujud.html

Dari segi medis, efek sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang bisa menghindari pusing dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekaligus menguatkan mentalitas seseorang. Menurut penelitian, ada beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah sedangkan setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal dan sempurna.

Disalin dari: http://aleasmktd08.blogspot.com/2009/02/hikmah-sujud.html
READ MORE - Hikmah Sujud

Kisah Seorang Guru dan Murid-muridnya

Seorang Guru Sekollah Dasar (SD) mengadakan "Permainan". Guru tersebut menyuruh tiap-tiap muridnya membawa 1 buah kantong plastik transparan yang berisi kentang.
Masing-masing kentang tersebut diberi tulisan nama berdasarkan nama orang yang paling dibenci oleh murid sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan, tergantung banyak/ jumlah orang-orang yang dibenci murid-murid SD tersebut.

Pada hari yang telah ditentukan, masing masing murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang lebih dari 7.

Sesuai petunjuk guru, tiap-tiap kentang telah diberi nama sesuai nama orang yang
dibenci. Selama 1 minggu murid-murid harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana pun mereka pergi, walaupun ke toilet sekalipun.

Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai
mengeluh. Apalagi yang membawa 7 buah kentang, selain berat, baunya juga bikin muak. Setelah 1 minggu, murid- murid SD tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.

Guru : "Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu ?"

Keluarlah keluhan dari murid-murid SD tersebut. Mereka semua tidak merasa nyaman, muak dan mengeluh harus membawa kentang-kentang busuk tersebut kemanapun mereka pergi.

Gurupun menjelaskan apa arti dari "Permainan" yang mereka lakukan.

Guru : " Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila kita tidak bisa
memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup ? Sungguh, alangkah tidak nyamannya....
Subhanallah, Semoga dengan kisah ini dapat memberikan pelajaran bagi kita untuk selalu memaafkan :)
READ MORE - Kisah Seorang Guru dan Murid-muridnya

Keajaiban Zikir Terhadap Otak



Firman Allah yang artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan tenteram hati mereka dengan zikrullah, ketahuilah hanya dengan mengingat Allah itu, hati menjadi tenteram." (Ar-Ra'd, ayat 28)

Otak hanyalah aktivitas-aktivitas bio-elektrik yang melibatkan sekumpulan saraf yang dipertanggungjawabkan untuk melakukan tugas-tugas tertentu untuk memungkinkan ia bekerja dengan sempurna.

Setiap hari 14 juta saraf yang membentuk otak ini berinteraksi dengan 16 juta saraf tubuh yang lain.

Semua aktivitas yang kita lakukan dan pemahaman atau ilmu yang kita peroleh adalah natijah dari aliran interaksi bio-listrik yang tidak terbatas.

Oleh itu, apabila seorang itu berzikir dengan mengulangi kalimat-kalimat Allah, seperti Subhanallah, beberapa kawasan otak yang terlibat menjadi aktif.

Ini menyebabkan satu aliran bio-listrik di wilayah saraf otak tersebut.

Bila zikir disebut berulang-ulang kali, aktivitas saraf ini menjadi bertambah aktif dan turut menambah tenaga bio-listrik.

Lama-kelamaan kelompok saraf yang sangat aktif ini mempengaruhi kelompok saraf yang lain untuk turut sama aktif.

Dengan itu, otak menjadi aktif secara keseluruhan.

Otak mulai memahami hal baru, melihat dari sudut perspektif berbeda dan semakin kreatif dan kritis, sedang sebelum berzikir otak tidak begini.

Otak yang segar dan fit secara tidak langsung mempengaruhi hati untuk melakukan kebaikan dan menerima kebenaran.

Hasil penelitian laboratorium yang dilakukan terhadap subjek ini dimuat dalam majalah Scientific American, edisi Desember 1993.

Satu penelitian yang dilakukan di Universitas Washington dan tes ini dilakukan melalui tes pemindaian PET yang mengukur kadar aktivitas otak manusia secara tidak sadar.

Dalam penelitian ini, sukarelawan diberikan satu daftar kata benda.

Mereka diharuskan membaca setiap kata tersebut satu persatu dan menghubungkan kata-kata dengan kata kerja yang terkait.

Ketika sukarelawan melakukan tugas mereka, beberapa bagian berbeda otak menunjukkan peningkatan aktivitas saraf, termasuk di bagian depan otak dan korteks.

Menariknya, apabila sukarelawan ini mengulangi daftar kata yang sama berulang-ulang kali, aktivitas saraf otak merebak pada kawasan lain dan mengaktifkan kawasan saraf lain.

Ketika daftar kata baru diberikan kepada mereka, aktivitas saraf kembali meningkat di daerah pertama.

Ini sekaligus membuktikan secara ilmiah bahwa kata yang diulang-ulang seperti perbuatan berzikir, terbukti meningkatkan kebugaran otak dan menambah kemampuannya.

Subhanallah, "maka nikmat tuhanmu maakah yang kamu dustakan ?"

Sumber : ILuvIslam
READ MORE - Keajaiban Zikir Terhadap Otak

Kalimah Allah dalam susunan surah-surah Al Quran dan bilangan ayat dalam surah


 
.

Susunan Surah & Jumlah Ayat

S001-Al Fatihah-7
S002-Al Baqarah-286
S003-Ali-'Imran-200
S004-An-Nisa'-176
S005-Al-Maidah-120
S006-An'aam-165
S007-A'raaf-206
s008-al-anfal-75
s009-at-taubah-129
s010-yunus-109
s011-hud-123
s012-yusuf-111
s013-ar-rad-43
s014-ibrahim-52
s015-al-hijr-99
s016-an-nahl-128
s017-al-isra-111
s018-al-kahf-110
s019-maryam-98
s020-ta-ha-135
s021-al-anbiya-112
s022-al-hajj-78
s023-al-mukminun-118
s024-an-nur-64
s025-al-furqan-77
s026-ash-shuara-227
s027-an-naml-93
s028-al-qasas-88
s029-al-ankabut-69
s030-ar-rum-60
s031-luqman-34
s032-as-sajdah-30
s033-al-ahzab-73
s034-saba-54
s035-fatir-45
S036-Yaasin-83
s037-as-saffat-182
s038-sad-88
s039-az-zumar-75
s040-ghafir-85
s041-fussilat-54
s042-ash-shura-53
s043-az-zukhruf-89
s044-ad-dukhan-59
s045-al-jathiyah-37
s046-al-ahqaf-35
s047-muhammad-38
s048-al-fath-29
s049-al-hujurat-18
s050-qaf-45
s051-adh-dhariyat-60
s052-at-tur-49
s053-an-najm-62
s054-al-qamar-55
S055-Ar-Rahmaan-78
S056-Al-Waaqi'ah-96
S057-Al-Hadiid-29
S058-Al-Mujaadalah-22
S059-Al-Hasy-r-24
S060-Al-Mumtahanah-13
s061-as-saff-14
S062-Al-Jumu'ah-11
S063-Al-Munaafiquun-11
S064-At-Taghaabun-18
S065-At-Talaaq-12
S066-At-Tahriim-12
S067-Al-Mulk-30
S068-Al-Qalam-52
S069-Al-Haaqqah-52
S070-Al-Ma'aarij-44
S071-Nuh-28
S072-Al-Jinn-28
S073-Al-Muzzammil-20
S074-Al-Muddathir-56
S075-Al-Qiaamah-40
S076-Al-Insan-31
S077-Al-Mursalaat-50
S078-An-Naba'-40
S079-An-Naazi'aat-46
S080-'Abasa-42
S081-At-Takwiir-29
S082-Al-Infitaar-19
S083-Al-Mutaffiffin-36
S084-Al-Insyiqaaq-25
S085-Al-Buruuj-22
S086-At-Taariq-17
S087-Al-A'laa-19
S088-Al-Ghaasyiyah-26
S089-Al-Fajr-30
S090-Al-Balad-20
S091-Asy-Syams-15
S092-Al-Lail-21
S093-Adh Dhuha-11
S094-Asy Syarh-8
S095-At Tin-8
S096-Al 'Alaq-19
S097-Al Qadr-5
S098-Al Bayyinah-8
S099-Az Zalzalah-8
S100-Al 'Adiyaat-11
S101-Al Qaari'ah-11
S102-At Takaathur-8
S103-Al 'Asr-3
S104- Al Humazah-9
S105-Al Fiil-5
S106-Quraisy-4
S107-Al Maa'uun-7
S108-Al Kauthar-3
S109-Al Kaafiruun-6
S110-An Nasr-3
S111-Al Masad-5
S112-Al Ikhlas-4
S113-Al Falaq-5
S114-An Naas-6

Berdasarkan grafik diatas, kita dapat gambaran nama Allah yang tersusun atas titik titik dari letak kordinat antara jumlah ayat dalam surat dan surat ke berapa dalam Al-Qur'an. Apakah ini sebuah kebetulan ? ataukah ini merupakan suatu rancangan Maha Agung sang pencipta ?

Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya: "kun (jadilah)", maka jadilah ia. (Surat An-Nahl: 40)

Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.


READ MORE - Kalimah Allah dalam susunan surah-surah Al Quran dan bilangan ayat dalam surah

Mecari Kebahagiaan Itu Ibarat Menangkap Kupu - Kupu

 kupu kupu

Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepian telaga. Ia tampak termenung. Tatapan matanya kosong, menatap hamparan air di depannya. Seluruh penjuru mata angin telah di lewatinya, namun tak ada satupun titik yang membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana.
“Sedang apa kau disini anak muda?” tanya seseorang. Rupanya ada seorang kakek tua. “Apa yang kau risaukan..?” Anak muda itu menoleh ke samping, “Aku lelah Pak Tua. Telah berkilo-kilo jarak yang kutempuh untuk mencari kebahagiaan, namun tak juga kutemukan rasa itu dalam diriku. Aku telah berlari melewati gunung dan lembah, tapi tak ada tanda kebahagiaan yang hadir dalam diriku. Kemana kah aku harus mencarinya? Bilakah kutemukan rasa itu?” Kakek Tua duduk semakin dekat, mendengarkan dengan penuh perhatian. Di pandangnya wajah lelah di depannya. Lalu, ia mulai bicara, “di depan sana, ada sebuah taman. Jika kamu ingin jawaban dari pertanyaanmu, tangkaplah seekor kupu-kupu buatku.
Mereka berpandangan. “Ya…tangkaplah seekor kupu-kupu buatku dengan tanganmu” sang Kakek mengulang kalimatnya lagi. Perlahan pemuda itu bangkit. Langkahnya menuju satu arah, taman. Tak berapa lama, dijumpainya taman itu. Taman yang yang semarak dengan pohon dan bunga-bunga yang bermekaran. Tak heran, banyak kupu-kupu yang berterbangan disana. Sang kakek, melihat dari kejauhan, memperhatikan tingkah yang diperbuat pemuda yang sedang gelisah itu. Anak muda itu mulai bergerak. Dengan mengendap-endap, ditujunya sebuah sasaran. Perlahan. Namun, Hap! sasaran itu luput. Di kejarnya kupu-kupu itu ke arah lain. Ia tak mau kehilangan buruan. Namun lagi-lagi. Hap!. Ia gagal. Ia mulai berlari tak beraturan. Diterjangnya sana-sini. Ditabraknya rerumputan dan tanaman untuk mendapatkan kupu-kupu itu.
Diterobosnya semak dan perdu di sana. Gerakannya semakin liar. Adegan itu terus berlangsung, namun belum ada satu kupu-kupu yang dapat ditangkap. Sang pemuda mulai kelelahan. Nafasnya memburu, dadanya bergerak naik-turun dengan cepat. Sampai akhirnya ada teriakan, “Hentikan dulu anak muda. Istirahatlah.” Tampak sang Kakek yang berjalan perlahan. Tapi lihatlah, ada sekumpulan kupu-kupu yang berterbangan di sisi kanan-kiri kakek itu. Mereka terbang berkeliling, sesekali hinggap di tubuh tua itu. “Begitukah caramu mengejar kebahagiaan? Berlari dan menerjang? Menabrak-nabrak tak tentu arah, menerobos tanpa peduli apa yang kau rusak?” Sang Kakek menatap pemuda itu. “Nak, mencari kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Semakin kau terjang, semakin ia akan menghindar. Semakin kau buru, semakin pula ia pergi dari dirimu.” “Namun, tangkaplah kupu-kupu itu dalam hatimu. Karena kebahagiaan itu bukan benda yang dapat kau genggam, atau sesuatu yang dapat kau simpan. Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu dalam kalbumu. Ia tak akan lari kemana-mana. Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaan itu sering datang sendiri.” Kakek Tua itu mengangkat tangannya. Hap, tiba-tiba, tampak seekor kupu-kupu yang hinggap di ujung jari. Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Pesonanya begitu mengagumkan, kelopak sayap yang mengalun perlahan, layaknya kebahagiaan yang hadir dalam hati. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya.
Moral Mencari kebahagiaan adalah layaknya menangkap kupu-kupu. Sulit, bagi mereka yang terlalu bernafsu, namun mudah, bagi mereka yang tahu apa yang mereka cari. Kita mungkin dapat mencarinya dengan menerjang sana-sini, menabrak sana-sini, atau menerobos sana-sini untuk mendapatkannya. Kita dapat saja mengejarnya dengan berlari kencang, ke seluruh penjuru arah. Kita pun dapat meraihnya dengan bernafsu, seperti menangkap buruan yang dapat kita santap setelah mendapatkannya. Namun kita belajar. Kita belajar bahwa kebahagiaan tak bisa di dapat dengan cara-cara seperti itu. Kita belajar bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dapat di genggam atau benda yang dapat disimpan. Bahagia adalah udara, dan kebahagiaan adalah aroma dari udara itu. Kita belajar bahwa bahagia itu memang ada dalam hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula kebahagiaan itu akan pergi dari kita. Semakin kita berusaha meraihnya, semakin pula kebahagiaan itu akan menjauh. Cobalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu. Biarkanlah rasa itu menetap, dan abadi dalam hati kita. Temukanlah kebahagiaan itu dalam setiap langkah yang kita lakukan. Dalam bekerja, dalam belajar, dalam menjalani hidup kita. Dalam sedih, dalam gembira, dalam sunyi dan dalam riuh. Temukanlah bahagia itu, dengan perlahan, dalam tenang, dalam ketulusan hati kita. Saya percaya, bahagia itu ada dimana-mana. Rasa itu ada di sekitar kita. Bahkan mungkin, bahagia itu “hinggap” di hati kita, namun kita tak pernah memperdulikannya. Mungkin juga, bahagia itu berterbangan di sekeliling kita, namun kita terlalu acuh untuk menikmatinya.

Sumber : http://joehasan.wordpress.com
READ MORE - Mecari Kebahagiaan Itu Ibarat Menangkap Kupu - Kupu

Kisah Asad dan Kupu-Kupu Warna-Warni



Di akhir pekan, Asad berkunjung ke kakeknya. Dua hari berlalu begitu cepat, dan sebelum Asad mengetahuinya, Ayahnya telah tiba untuk membawanya pulang. Asad mengucapkan selamat tinggal pada kakeknya dan duduk di dalam mobil.
Ia melihat keluar jendela, menanti Ayahnya mengumpulkan barang-barangnya. Seekor kupu-kupu hinggap di sebuah bunga tak jauh darinya, mengibaskan-ngibaskan sayap, dan terbang ke jendela mobil.

“Kamu mau pulang ke rumah, Asad?” tanya kupu-kupu itu dengan suara kecil.
Asad sangat terkejut. “Kamu tahu siapa diriku?” tanyanya.
“Tentu saja aku tahu,” senyum kupu-kupu mengembang. “Aku mendengar kakekmu menceritakan dirimu pada tetangga-tetangga.”
“Mengapa tidak dari dulu kamu datang dan bicara denganku?” Asad ingin tahu.
“Aku tak bisa, karena aku berada dalam sebuah kepompong di atas pohon dalam taman,” kupu-kupu itu menjelaskan.
“Sebuah kepompong? Apa itu?” tanya Asad, yang senantiasa ingin tahu.
“Mari kujelaskan semua dari awalnya,” kata kupu-kupu itu sambil menghirup udara dang-dalam.

“Kami, kupu-kupu, menetaskan telur menjadi ulat-ulat kecil. Kami memberi makan diri kami dengan mengerumuti dedaunan. Kemudian, kami gunakan cairan yang keluar dari tubuh kami seperti benang, dan membungkus diri kami di dalamnya. Bungkusan kecil hasil tenunan kami disebut sebagai sebuah kepompong. Kami menghabiskan waktu beberapa lama di dalam bungkusan itu sambil tumbuh berkembang. Ketika kami bangun dan keluar dari kepompong, kami mempunyai sayap-sayap cerah berwarna-warni. Kami menghabiskan sisa hidup kami dengan terbang dan memberi makan diri kami dengan bunga-bungaan.”
Asad mengangguk-angguk penuh pemikiran.

“Maksudmu, semua kupu-kupu berwarna-warni itu dulunya adalah ulat-ulat, sebelum mereka menumbuhkan sayap?”
“Bisakah kau lihat ulat hijau di cabang itu?” tanya kupu-kupu.
“Ya, aku melihatnya. Ia sedang menggerogoti daun dengan kelaparan..”
“Itu adik lelakiku,” kata ulat bulu itu tersenyum. “Beberapa waktu lagi ia akan menenun sebuah kepompong, dan suatu hari akan menjadi kupu-kupu seperti aku.”

Asad punya banyak sekali pertanyaan yang ingin diajukannya pada teman barunya. “Bagaimana caramu merencanakan perubahan ini? Maksudku, kapan kamu keluar dari sebuah telur, berapa lama kamu menjadi seekor ulat bulu, dan bagaimana kamu membuat benang untuk menenun kepompongmu?”

“Aku tidak merencanakan apapun,” kupu-kupu itu dengan sabar menjelaskan. “Allah telah mengajari kami apa yang perlu kami lakukan, dan kapan kami harus melakukannya. Kami hanya bertindak sesuai dengan kehendak Allah.”

Asad benar-benar terkesan. “Pola-pola di sayapmu sangat indah. Semua kupu-kupu memiliki corak yang berbeda-beda, bukankah begitu? Mereka betul-betul berwarna-warni dan menarik perhatian!”

“Itulah bukti kesenimanan Allah yang tak tertandingi. Ia menciptakan kita satu demi satu, dengan kemungkinan cara yang paling indah,” temannya menjelaskan.

Asad menyetujuinya dengan antusias: “Tidak mungkin kita mengabaikan hal-hal indah yang telah Allah ciptakan. Ada ratusan contoh di sekeliling kita!”
Kupu-kupu setuju: “Kamu benar, Asad. Kita mesti berterimakasih pada Allah atas segala berkah ini.”
Asad melihat ke arah punggungnya. “Ayahku datang. Tampaknya kami akan segera berangkat. Luarbiasa sekali bisa bertemu denganmu. Bisakah kita berbicara lagi ketika aku datang minggu depan?”
“Tentu saja,” kupu-kupu mengangguk. “Semoga selamat di perjalanan sampai ke rumah.”

Segala sesuatu di langit dan bumi memuja Allah ... (Surat Al-Hadid, 1)

Tidakkah kalian melihat bahwa Allah mencurahkan air dari langit, dan dengannya Ia menumbuhkan buah-buahan beraneka jenis? Di pegunungan, terdapat lapisan-lapisan merah dan putih, bayang-bayang yang beranekaragam, dan batu-batu hitam legam. Manusia dan hewan, serta ternak, juga beraneka warna. Hanya pelayanNya yang berpengetahuan yang takut kepada Allah. Allah adalah Yang Maha Kuasa, Maha Memaafkan (Surat Fatir: 27-28).

Sumber : Harun Yahya
READ MORE - Kisah Asad dan Kupu-Kupu Warna-Warni

Kehebatan Pedang Nano Salahuddin Al-Ayyubi





Manusia mula menguasai seni membuat pedang sejak zaman Nabi Daud a.s. lagi sehingga Islam menghasilkan pedang berteknologi nano yang digeruni Barat pada zaman Salahuddin al Ayyubi.

Dunia Islam dikenali memiliki kandungan sumber alam yang melimpah ruah. Salah satu sumber mineral yang memiliki pengertian penting dalam sejarah teknologi Islam adalah besi. Pada era kegemilangan Islam, berkembang pesat teknologi penghasilan besi dan seni membuat pedang.

Salah satu pusat pembuatan pedang dengan teknologi yang termasyhur pada zaman kekhalifahan adalah Damsyik, Syria.

Seni pembuatan pedang dengan teknologi tinggi dalam peradaban Islam bermula pada abad ke-9 M. Sejarawan Al-Qalqashandi dalam buku berjudul, Subh Al Asha, mencatatkan bahawa pada abad ke-12 M Damsyik menjadi pusat penghasilan besi yang sangat masyhur.

Pedang buatan Damsyik yang kerap disebut sebagai pedang Persia sangat lentur dan tajam. Kehebatan pedang dari dunia Islam sempat membuat peradaban Barat 'terdiam' dan kagum.

Salah satu faktor penyebab kekalahan pasukan Tentera Perang Salib dari Eropah ketika bertempur melawan tentera Muslim adalah peralatan tempur. Selain memiliki kuda-kuda yang kuat di medang perang, pasukan tentera Muslim juga dilengkapi dengan pedang yang mampu membelah manusia dengan satu kali libasan.

Pedang persia sememangnya mengkagumkan. Ia mampu memotong sutera yang dijatuhkan dari udara. Bukan itu sahaja, pedang buatan Damsyik juga mampu mematahkan bilah pedang lain atau batu tanpa hilang ketajamannya.

Ketika zaman Perang Salib, peradaban Barat mula mencari rahsia teknologi pedang yang dikuasai dunia Islam. Tentera Perang Salib menyebut besi yang hebat dari Damsyik itu sebagai 'Damascus Steel'. Teknologi pembuatan besi dan pedang Damsyik begitu terkenal kerana mampu menempa wootz steel menjadi indah dan lentur.

Seni membuat pedang pada era kejayaan Islam mendapat perhatian khusus dari peradaban Barat. Secara khususnya, Robert Hoyland dan Brian Gilmore menulis buku bertajuk, Medieval Islamic Swords and Swordmaking. Buku setebal 216 halaman itu mengupas risalah yang ditulis ulama Muslim terkemuka pada abad ke-9 M, Yqub Ibnu Ishaq Al-Kindi, tentang 'Pedang dan Ragam Jenisnya'.


SEJAK ZAMAN NABI DAUD a.s

Teknologi pembuatan besi nampaknya telah dikuasai manusia sejak zaman Nabi Daud a.s. Hal ini terungkap dalam surah al-Anbiyaa ayat 80. Dalam surah itu Allah SWT berfirman,

"Dah telah Kami ajarkan kepada Daud membuat baju besi untuk kamu, guna memelihara kamu dalam peperanganmu. Maka, hendaklah kamu bersyukur (kepada Allah)."

Fakta lainnya yang menyebutkan pembuatan besi yang telah berkembang pada zaman Nabi Daud a.s. juga dengan diungkapkan dalam surah Saba ayat 10.

"Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Daud kurnia dari Kami. (Kami berfirman), Hai gunung-gunung, bertasbihlah berulang-ulang bersama Daud, dan Kami telah melunakkan besi untuknya."

Dalam surat Saba ayat 11, al Quran juga memerintahkan dan menjelaskan cara membuat baju besi. "Buatlah baju besi yang besar-besar dan ukurlah anyamannya, dah kerjakanlah amalan yang soleh. Sesungguhnya Aku melihat apa yang kamu kerjakan."

"Dan Allah menjadikan bagimu tempat bernaung dari apa yang telah dia ciptakan dan Dia jadikan bagimu tempat-tempat tinggal di gunung-gunung, dan Dia jadikan bagimu pakaian yang memeliharamu dari panas dan pakaian (baju besi) yang memelihara kamu dalam peperangan. Demikianlah Allah menyempurnakan nikmat-Nya atasmu agar kamu berserah diri (kepadaNya)." (An-Nahl:81)


TEKNOLOGI NANO

Keistimewaan Pedang Salahuddin al Ayyubi telah dibongkar oleh Prof Dr. Peter Paufler dan kumpulannya di Universiti Teknikal Dresden, Jerman apabila mereka menemui tiub karbon nano (carbon nanotube) di dalam pedang yang digunakan oleh Salahuddin Al Ayyubi dan tentera-tentera Islam dalam peperangan Salib.

Tiub karbon nano inilah yang telah menjadikan pedang-pedang pejuang Islam sangat istimewa; sangat tajam tetapi mudah lentur.

Penemuan ini telah diterbitkan oleh jurnal Nature (antara jurnal saintifik paling bepengaruh di dunia) pada tahun 2006.

Menurut sejarah, Salahuddinlah yang telah memimpin pembebasan Tanah Suci ketiga umat Islam daripada cengkaman Kristian hampir seratus tahun lamanya dalam Perang Salib.

Kunci kepada teknologi nano pedang mujahidin Islam ini terletak kepada teknik pembuatannya yang unik. Bijih besi dari India yang dikenali sebagai wootz mengandungi sejumlah peratusan unsur karbon (carbon) yang memberikannya sifat rapuh (brittle).

Apabila dikenakan suhu yang amat tinggi, sekitar 800c, campuran besi dan karbon tadi akan ditambah dengan unsur-unsur seperti Kromium, Mangan, Kobalt dan beberapa unsur lain yang telah memberikannya sifat-sifat sebilah pedang setiawan: tajam lagi lentur.

Sayang sekali, teknologi ini telah lenyap menginjak kurun ke-18 seiring dengan kepupusan bijih besi dan unsur-unsur penguat pedang tadi.

Penempa-penempa pedang ini, biarpun secara tidak sedar, telah meletakkan dua asas penting kepada permulaan sains bahan moden: pertama, campuran bahan-bahan kimia pada peratusan yang sesuai dan kedua, teknik penggunaan haba yang tinggi untuk pembikinan produk. Tentera-tentera salib terkedu ketika melihat pedang nano pejuang Islam.

Pedang nano Salahuddin Al Ayyubi yang berwarna kebiru-biruan dengan larik-larik mengufuk di sepanjang bilahnya telah "mengajar" pedang lebar tentera Britain kepunyaan Raja Richard I (panglima tentera salib) akan erti kehebatan teknologi Islam pada zaman itu seperti yang dihikayatkan oleh Sir Walter Scott di dalam bukunya "The Talisman".

Artikel : Mohd Adib Mohd Sidek
Majalah I


Wallahua'lam

SUMBER :
http://www.one-ummah.net/renungan/sains/341-kehebatan-pedang-nano-salahuddin-al-ayyubi.html

gambar sekadar hiasan


READ MORE - Kehebatan Pedang Nano Salahuddin Al-Ayyubi

NAMA NABI MUHAMMAD SAW DI DALAM KITAB² AGAMA HINDU



Gambaran Kalki Avtar yang berpedang dan menaiki seekor kuda yang ditunggu-tunggu oleh umat hindu. Ia dipahat pada batu dan dijumpai di India.

Jika umat Islam mempercayai ramalan kedatan...gan Nabi Muhammad SAW di dalam Kitab Taurat & Injil, bagaimana pula dengan kitab suci Umat Hindu? Mungkinkah kedatangan Nabi Muhammad SAW juga sudah diramalkan oleh kitab suci Umat Hindu? Itulah yang akan kita bahaskan di sini.

Di Antara Firman² Allah SWT Di Dalam AlQuran:

Dalam surah Asy-Syu’ara (26) ayat 196:
“Dan sesungguhnya Al-Qur’an itu benar-benar (tersebut) di dalam kitab-kitab orang² yang terdahulu”.
~Maka di dalam kitab² sebelum Al-Qur’an juga telah terdapat wahyu² daripada Tuhan (Allah SWT) sepertimana Taurat & Injil.

Dalam surah Fatir (35) ayat 24:
~ Dinyatakan bahawa tiada satu kaum pun pada masa dahulu yang berlalu tanpa diberikan seorang pemberi peringatan tentang perintah dan larangan Tuhan (Allah SWT).

Dalam surat Al-Ahzab (33) ayat 40:
~ Dinyatakan bahawa Nabi Muhammad SAW adalah merupakan Utusan Tuhan dan juga merupakan penutup kepada semua para nabi (Utusan Terakhir)

Dalam surat Al-Anbiya (21) ayat 107:
~ Dinyatakan bahawa Nabi Muhammad SAW tidaklah diutuskan melainkan untuk membawa rahmat ke seluruh alam semesta.

Dalam surat Saba’ (34) ayat 28:
~ Dinyatakan bahawa Tuhan telah mengutuskan Nabi Muhammad SAW untuk seluruh umat manusia sebagai pembawa khabar gembira dan peringatan tentang dosa, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.

Juga yang terdapat di dalam hadis Bukhari vol 1. Di dalam kitab Solat bab 56, hadis no.429, yang bermaksud Nabi Muhammad telah bersabda:

“Kesemua rasul yang telah diutuskan sebelumku hanya dipertanggungjawabkan untuk umat/bangsanya sahaja tetapi aku telah diutuskan untuk kesemua umat manusia”.

Sekarang kita akan melihat pula ke dalam kitab suci agama Hindu. Terdapat banyak kitab di dalam ajaran Hindu yang diakui sebagai kitab suci mereka. Daripada kesemua kitab tersebut, kitab yang dianggap paling suci sekali adalah kitab yang bernama Kitab Veda (Weda). Apabila di antara kitab² tersebut terdapat percanggahan pendapat berkaitan sesuatu isu, maka pendapat yang harus menjadi rujukan utama pada ajaran Hindu adalah Kitab Veda (Weda) yang juga masih terbahagi lagi kepada beberapa jenis kitab. Kitab² lain selain Kitab Veda (Weda) adalah seperti Upanishad, Smriti, Dharma Sastra, Bhagavat Gita, Puranas dan lain-lain.

Ayat² Ramalan Kedatangan Nabi Muhammad SAW Di Dalam Kitab² Agama Hindu

Disebutkan di dalam Bhavisa Purana –> dalam Pratisarag Parv III, Khand 3, Adhyay 3, Shalokas 10 to 27:

“Aryadarma akan datang ke muka bumi ini. ‘Agama kebenaran’ akan memimpin dunia. Aku telah diutuskan oleh Isyparmatma. Dan para pengikut aku adalah orang² yang berada di dalam lingkungan itu, yang kepalanya tidak dikucirkan (tidak ditocangkan). Mereka akan memelihara janggut dan akan mendengar wahyu. Mereka akan mendengar panggilan solat (azan). Mereka akan memakan apa sahaja kecuali daging babi. Mereka tidak akan disucikan dengan tanaman semak²/umbi-umbian tetapi mereka akan suci di medan perang. Meraka akan dipanggil “Musalaman” (perantara kedamaian).”

Jikalau anda membaca tulisan di atas dengan baik, maka anda akan mendapati bahawa kesemua ciri² daripada pengikut 'agama kebenaran' yang disebutkan di atas adalah ciri² yang umumnya terdapat pada umat Islam (muslim).

Di dalam Atharvaveda book 20 Hymn 127 Shlokas 1-14:
~ Dinyatakan pula tentang Kuntupsuktas yang telah mengisyaratkan bahawa Nabi Muhammad SAW akan terungkap dikemudiannya.

Mantra 1 mengatakan:
Beliau akan digelarkan sebagai Narasangsa. “Nars” membawa maksud orang, “sangsa” membawa maksud “yang terpuji”. Maka Narasangsa bermaksud "orang yang terpuji". Istilah “Muhammad” di dalam bahasa arab juga membawa bermaksud "orang yang terpuji". Maka istilah Narasangsa di dalam bahasa Sansekerta adalah sangat mirip dengan istilah Muhammad di dalam bahasa arab yang juga membawa maksud "orang yang terpuji". Oleh yang demikian, ini telah memberikan sebuah gambaran bahawa kemungkinan besar Narasangsa juga adalah tokoh yang sama dengan seorang manusia hebat di Tanah Arab iaitu Nabi Muhammad SAW. Dan berdasarkan kajian ini, sememangnya Narasangsa itu adalah Nabi Muhammad SAW.

Beliau akan dipanggil sebagai “Kaurama" yang boleh membawa maksud pangeran kedamaian, dan juga boleh memberi maksud orang yang berpindah (hijrah). Nabi Muhammad adalah seorang pangeran kedamaian yang telah berhijrah dari Makkah ke Madinah. Beliau akan dilindungi daripada musuh yang akan dikalahkannya yang kesemua musuhnya itu berjumlah 60.090 orang. Jumlah itu adalah bersamaan dengan jumlah penduduk Makkah pada masa Nabi Muhammad SAW hidup iaitu sekitar 60.000 orang.

Mantra 2 mengatakan:
Beliau adalah orang suci yang menaiki unta. Ini membawa maksud beliau bukanlah seorang bangsawan India kerana dinyatakan di dalam Mansuriti (11):202 bahawa Brahma tidak menaiki unta ataupun keldai. Maka tokoh ini jelas bukanlah daripada golongan Brahmana (pendeta tinggi Hindu) tetapi beliau adalah orang yang asing daripada bangsawan India.

Mantra 3 mengatakan:
Beliau adalah “Mama Rishi” atau "orang suci yang agung". Ini bersepadanan dengan nabi agung umat Islam iaitu Nabi Muhammad SAW.

Mantra 4 mengatakan:
Beliau adalah Washwereda (Rebb) iaitu "orang yang terpuji". Nabi Muhammad SAW juga telah dipanggil dengan nama Ahmad yang membawa maksud “orang yang terpuji” yang seandainya diterjemahkan ke dalam bahasa Sansekerta, ia akan membawa makna Rebb (orang yag terpuji).

Dalam Beberapa Ramalan Lainnya :

Di dalam Atharvaveda book 20 hymn 21:6;
~ Dinyatakan bahawa di sana ia disebutkan dengan istilah;“akkaru" yang bermaksud “yang mendapat pujian”. Beliau akan mengalahkan 10.000 musuh tanpa pertumpahan darah. Hal ini merujuk pada Perang Ahzab yang mana Nabi Muhammad SAW telah mengalahkan musuh yang berjumlah 10.000 orang tanpa pertumpahan darah.

Di dalam Atharvaveda book 20 hymn 21:7;
~ Dinyatakan bahawa Abandu akan mengalahkan 20 orang ketua. Abandu juga membawa maksud seorang yatim atau seorang yang mendapat pujian. Sesungguhnya hal ini juga telah merujuk kepada Nabi Muhammad SAW yang juga merupakan seorang anak yatim semenjak dilahirkan dan ditambah pula dengan maksud istilah Muhammad/Ahmad yang membawa maksud "terpuji", yang akan mengalahkan ketua² suku kaum daripada suku² kaum yang terdapat di sekitar Makkah yang kesemuanya berjumlah sekitar 20 suku kaum.

Di dalam Rigveda book 1 Hymn 53:9;
~ Nabi dipanggil dengan gelaran “Suslama” yang juga membawa maksud "orang yang terpuji" yang juga telah memberikan maksud yang seerti dengan kata nama "Muhammad" daripada bahasa arab iaitu "orang yang terpuji".

Di dalam Samaveda Agni Mantra 64;
~ Dinyatakan bahawa beliau tidak disusui oleh ibunya. Hal ini sama kisahnya dengan sirah (sejarah) hidup Nabi Muhammad SAW yang tidak disusui oleh ibunya tetapi sebaliknya telah disusui oleh seorang wanita yang bernama Halimatul Saadiah.

Di dalam Samaveda Uttararchika Mantra 1500:
~ Dinyatakan bahawa Ahmad akan dianugerahi dengan sebuah undang² abadi yang jelas merujuk kepada Nabi Muhammad SAW yang telah dianugerahi dengan sebuah kitab suci Al-Qur’an dengan segala undang² yang termaktub di dalam Al-Quran akan diguna pakai sehingga menjelangnya Hari Kiamat.

Namun disebabkan orang India yang berbahasa sansekerta tidak memahami istilah "Ahmad", maka mereka telah menterjemahkan “a” dan "mahdi” kepada maksud“saya sendiri” yang sekaligus telah mengubah maksud ayat tersebut menjadi “saya sendiri yang akan menerima undang² abadi”. Padahal seharusnya maksud ayat terbabit ialah “Muhammad sendiri yang akan dianugreahi undang² abadi”.

Nabi Muhammad SAW telah diramalkan dengan nama Ahmad pada banyak bahagian di dalam Kitab Veda (Weda). Nabi Muhammad SAW juga telah diramalkan tidak kurang daripada 16 tempat yang berbeza di dalam Kitab Veda (Weda) dengan istilah nama Narasangsa yang maksudnya adalah sama dengan maksud istilah nama Muhammad di dalam bahasa arab iaitu “yang terpuji”.

Kalky Avtar

Salah satu ramalan kedatangan Nabi Muhammad SAW yang sangat terkenal yang juga telah membuatkan seorang professor bahasa dari Universiti ALAHABAD India telah mengajak umat Hindu untuk segera memeluk agama Islam adalah kerana terdapatnya sebuah ramalan penting di dalam kitab suci agama Hindu tentang kedatangan yang ditunggu-tunggu daripada seorang Kalky Avtar (baca : autar). “av” membawa maksud "turun". “tar” membawa maksud "melewati". Maka maksud istilah "Avtar" adalah “diturunkan atau diutuskan untuk turun” . Sementara maksud Kalky Avtar adalah “Utusan Terakhir”.

Pundit Vaid Parkash iaitu seorang professor (yang menulis sebuah buku yang berjudul “Kalky Avtar”) secara terbuka dan dengan alasan-alasan ilmiahnya telah mengajak kesemua para penganut agama Hindu untuk segera memeluk agama Islam dan sekaligus mengimani risalah yang telah dibawa oleh Rasulullah SAW kerana menurutnya, Nabi Muhammad SAW adalah tokoh yang dinanti-nantikan sebagai tokoh pembaharuan spiritual di dalam agama Hindu selama ini.

Dinyatakan di dalam Nashpropesy, Nabi Muhammad SAW diramalkan kedatangannya dengan nama Kalky Avtar (Utusan terakhir) dan "Amtim Rishi". Sedangkan di dalam Kitab Puranas disebutkan tentang Kalky Avtar dan perihal kedatangannya.

Diantara ayat² yang menyebutkan tentang kedatangan Nabi Muhammad SAW adalah:

Di dalam Baghavata Purana Khand 12 Adhyay 2 Shloka 18-20:
~Dinyatakan di dalam rumah Visnuyash akan dilahirkan Kalky Avtar yang diramalkan akan menjadi penguasa dunia yang sangat terkenal dengan sifat²nya yang baik & menonjol. Beliau akan diberikan tanda²nya. Beliau akan diberikan oleh malaikat sebuah kenderaan yang sangat pantas pergerakkannya. Beliau akan menaiki kuda putih sambil memegang pedang. Beliau akan mengalahkan orang² jahat dan beliau akan terkenal di seluruh pelusuk dunia.

Di dalam Baghavata Purana Khand 1 Adhyay 3 Shloka 25:
~ Dinyatakan akan datangnya seorang penyelamat di rumah Visnuyash

Di dalam Kalki Purana (2) : 4;
~ Dinyatakan bahawa di dalam rumah Visnuyash, pemimpin kampung Sambala akan lahirnya Kalki Avtar.

Di dalam Kalki Purana (2) : 5;
~ Dinyatakan bahawa beliau akan datang bersama para sahabatnya (4 orang sahabat) untuk mengalahkan orang² jahat

Di dalam Kalki Purana (2) : 7;
~ Dinyatakan bahawa beliau akan dijaga oleh malaikat di medan perang

Di dalam Kalki Purana (2) : 11;
~ Dinyatakan bahawa di dalam rumah Visnuyash dan di dalam rumah Summati, Kalki Autar akan dilahirkan

Di dalam Kalki Purana (2) : 15;
~ Dinyatakan bahawa beliau akan dilahirkan pada tanggal 12 bulan pertama Madhop

Sesungguhnya kesemua ramalan yang disebutkan di atas tadi tiada lain melainkan merujuk kepada Junjungan Besar Nabi Muhammad SAW bagi Umat Islam. Penjelasannya adalah sepertimana di bawah:

Di dalam rumah Visnuyash telah membawa maksud di dalam "rumah pengikut Vishnu (pengikut Tuhan)" sedangkan ayah Nabi Muhammad SAW adalah bernama Abdullah yang bermaksud "pengikut Allah (pengikut Tuhan)". Orang Islam menyebut “Allah” sebagai Tuhan, sedangkan orang Hindu menyebut “Vishnu” sebagai Tuhan. Maka di dalam rumah Visnuyash adalah membawa maksud di dalam rumah Abdullah iaitu ayah Nabi Muhammad SAW.

Summati pula di dalam bahasa sansekerta bermaksud "orang yang sangat setia". Sedangkan ibu Nabi Muhammad SAW adalah bernama Aminah yang jika diterjermahkan daripada bahasa arabnya akan membawa bermaksud "orang yang setia".

Sambala di dalam bahasa arabnya adalah tempat yang aman & damai. Sementara Nabi Muhammad SAW telah dilahirkan di Makkah yang terkenal dengan nama “Darul Aman” iaitu tempat yang aman & damai. Akan lahirnya di antara ketua² suku Sambala : bermaksud bahawa nabi akan dilahirkan di antara ketua² suku di Makkah.

Dilahirkan pada tanggal 12 di bulan pertama Madhop. Nabi Muhammad SAW telah dilahirkan pada tanggal 12 Rabiulawwal.

Sebagai Amtim Rishi (orang suci terakhir). Nabi Muhammad SAW adalah juga nabi terakhir daripada deretan nabi² yang dikirimkan Tuhan sepertimana yang tercatat di dalam QS. Al- Ahzab : 40.

Beliau akan memperolehi bimbingan di atas gunung dan akan kembali lagi ke arah utara. Nabi Muhammad SAW memperolehi wahyu pertamanya di Gua Hira di Jabal Nur. Jabal Nur bermaksud Gunung Cahaya kemudian akan kembali semula ke Makkah.

Beliau akan memiliki sifat² yang sangat mulia. Ia jelas sama sepertimana sifat² Nabi Muhammad SAW sebagimana yang telah terkadung di dalam QS. Al-Qalam : 14 “Dan sesungguhnya kamu benar-benar seorang yang berbudi pekerti yang luhur”.

Kalki Avtar akan diberikan 8 kemampuan spiritual iaitu kebijaksanaan, punyai kendali diri (kemampuan mengawal hawa nafsu), keturunan yang dihormati, mempunyai pengetahuan tentang wahyu, seorang yang berani, perkataannya menumpukan pada kurikulum, sangat dermawan dan sangat ramah. Kesemua sifat² yang dinyatakan dimiliki oleh Kalki Avtar itu juga telah dibuktikan dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW.

Kalki Avtar juga akan diberikan sebuah kenderaan yang sangat pantas bergerak oleh Shiva. Nabi Muhammad SAW juga telah diberikan sebuah kenderaan yang bernama bouraq yang sangat pantas bergerak oleh Allah SWT yang telah membawa Nabi Muhammad SAW ke langit di dalam peristiwa Israj Dan Mikraj.

Beliau akan menaiki kuda putih dengan tangan kanannya sedang memegang pedang. Nabi Muhammad SAW juga telah mengambil bahagian didalam peperangan termasuk dengan menunggang kuda dan bertempur dengan memegang pedang melalui tangan kanannya.

Beliau akan menjadi penyelamat umat manusia. Di dalam QS. Faatir(35) ayat 24 dan QS. Saba(34) ayat 28 ada menyatakan bahawa Nabi Muhammad SAW adalah seorang pembawa berita gembira & peringatan bagi seluruh umat manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.

Beliau akan menjadi pembimbing ke jalan yg benar. Nabi Muhammad SAW telah hidup pada zaman jahiliyah yang penuh dengan kegelapan dimana Nabi Muhammad SAW kembali membawa umatnya ke jalan yang terang benderang melalui agama Islam yang diperintahkan Tuhan (Allah SWT).

Beliau akan dibantu oleh 4 orang sahabat di dalam menyebarkan misinya. Sepertimana yang telah kita umat Islam ketahui, terdapat 4 orang khalifah yang diberikan gelaran Khulafa Ar-Rashidin yang juga merupakan sahabat Nabi Muhammad SAW iaitu : Sayyidina Abubakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib.

Beliau akan dibantu oleh malaikat di medan pertempuran. Di dalam perang Badr, Nabi Muhammad SAW telah dibantu oleh para malaikat Allah SWT sebagaimana yang dinyatakan di dalam QS. Ali Imran (3) ayat 123 & 125 :
“Jika kamu bersabar dan bertaqwa kemudian mereka menyerang kamu dengan seketika itu juga nescaya Allah SWT akan menolong kamu dengan 5000 malaikat yang memakai tanda”.

Juga yang terdapat di dalam surah QS. Al-Anfal(8) ayat 9 yang berbunyi:
“…. sesungguhnya Aku akan mendatangkan bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut.”

Subhanallah, ternyata setelah sekian banyak ayat tersebut (yang sebenarnya belum kesemuanya pun ditampilkan di dalam artikel ini) yang meramalkan kedatangan seorang nabi yang ditunggu-tunggu oleh umat Hindu yang begitu sepadan dengan gambaran kisah hidup Nabi Muhammad SAW iaitu nabi terakhir bagi umat Islam.

Mungkin ini juga merupakan pembuktian yang telah diberikan oleh Allah SWT bagi umat manusia termasuk bagi masyarakat India, Cina, Nasrani (Kristian), Yahudi dan lain² bagi menunjukkan bahawasanya Nabi Muhammad SAW adalah sememangnya telah diutuskan oleh Allah SWT untuk seluruh umat manusia di alam semesta ini.

Sumber: ceritasatumalam.blogspot.com/2010/09/muhammad-adalah-nabi-umat-hindu.html
dan

http://punditvaidprakash.wordpress.com/2011/01/12/kalki-the-final-messenger-awaited-by-hindus/
READ MORE - NAMA NABI MUHAMMAD SAW DI DALAM KITAB² AGAMA HINDU

Keajaiban Penciptaan Tenggorokan

Struktur tenggorokan adalah contoh dari sistem yang sempurna dalam tubuh manusia.

Dinding tenggorokan didukung oleh C-tulang rawan berbentuk cincin. Hal ini memungkinkan pergerakan ke arah yang berbeda.

Jika pipa saluran udara hanya terbuat dari daging, maka kelembutan yang dihasilkan akan menyebabkan penyumbatan konstan, yang akan membuat kita sulit untuk bernapas.

Jika terbuat dari sesuatu yang keras seperti tulang, maka gerakan kita sebagian besar akan terbatas.

Batang Tenggorokan Bukti Kuasa Allah
Namun struktur yang terdiri dari tulang rawan yang membentuk pipa saluran udara sangat cocok untuk semua jenis gerakan, dan selalu tetap terbuka karena fleksibilitasnya.

Ada lagi sistem yang sangat khusus tepat di pintu masuk ke batang tenggorokan. Sistem ini menyelamatkan hidup kita setiap kali kita memakan sesuatu. Bagaimana?

Kerongkongan dan batang tenggorok berdampingan di tenggorokan. Satu kemungkinan bahwa ketika memakan makanan akan terjebak dalam tenggorokan dan tercekik sendiri. Namun tidak demikian. Meskipun kita terus makan dan bernapas, makanan tidak pernah tersangkut dalam tenggorokan kita. Jadi apa yang melindungi kita ketika makan?

Ada lipatan kecil dari tulang rawan elastis yang disebut kelep lekum kanan di pintu masuk ke batang tenggorokan.

flap ini secara otomatis menutup pintu masuk ke tenggorokan saat menelan.

Selama ribuan makanan yang kita makan, dari masa bayi sampai saat ini, kita telah menelan puluhan ribu kali. Dan setiap kali flap kecil menutup jalan masuk ke tenggorokan kita di saat yang tepat. Meskipun kita tidak menyadari keberadaannya dan tidak mampu mengendalikan hal itu ,flap kecil telah menyelamatkan hidup kita dengan menutup pintu masuk ke tenggorokan Anda pada saat yang tepat.

Dengan tidak adanya sistem itu, seorang manusia akan tercekik saat pertama ia menggigit makanan. Ini adalah satu lagi bukti bahwa Allah menciptakan semua fitur yang dimiliki oleh manusia.

#Sumber
HarunYahya.com
READ MORE - Keajaiban Penciptaan Tenggorokan

KEAJAIBAN BURUNG YANG TERBANG DISORE HARI

Sahabat sering kita melihat burung bangau atau sejenisnya terbang disore hari membentuk pola huruf "V" dan fenomena ini juga terjadi pada angsa - angsa yang berada dinegara - negara empat musim tepatnya pada musim gugur, subhanallah, fenomena membuat kita bertanya - tanya kenapa ya?

Dalam alqur'an surah al an'am dan al mulk Allah SWT berfirman :

Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu..... ( al an'am : 38 )

Dan apakah mereka tidak memperhatikan burung-burung yang mengembangkan dan mengatupkan sayapnya di atas mereka? Tidak ada yang menahannya (di udara) selain Yang Maha Pemurah. Sesungguhnya Dia Maha Melihat segala sesuatu.(al mulk :19 )

Berikut ini beberapa fakta mengenai burung - burung tersebut :

Kepakan sayap angsa di depan, memberi “daya dukung” bagi angsa dibelakangnya. Angsa di belakang tidak perlu susah-payah menembus ‘airwall’ di depannya. Hasilnya, seluruh kawanan angsa dapat menempuh jarakterbang 71 % lebih Jauh dari pada kalau setiap angsa harus terbangsendiri-sendiri.
Kalau seekor angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan angsa di depannya.
Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.
Angsa-angsa yang terbang dalam formasi mengeluarkan suara riuh-rendah dari belakang memberi semangat kepada angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.
Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan angsa yang jatuh dan berusaha untuk mendorongnya agar dapat terbang lagi, tidak sampai mati. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.

Maha Benar Allah dengan Segala Firmannya.

Sumber : Keajaiban Al-Qur'an

READ MORE - KEAJAIBAN BURUNG YANG TERBANG DISORE HARI

Mukjizat Al-Qur'an : Rahasia Besi

REPUBLIKA.CO.ID, Besi adalah salah satu unsur yang dinyatakan secara jelas dalam Alquran. Dalam Surat Al-Hadid, yang berarti "besi", kita diberitahu sebagai berikut:

"…Dan Kami turunkan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan berbagai manfaat bagi manusia..." (QS Al-Hadid: 25)

Kata "anzalnaa" yang berarti "kami turunkan" khusus digunakan untuk besi dalam ayat ini, dapat diartikan secara kiasan untuk menjelaskan bahwa besi diciptakan untuk memberi manfaat bagi manusia. Tapi ketika kita mempertimbangkan makna harfiah kata ini, yakni "secara bendawi diturunkan dari langit", kita akan menyadari bahwa ayat ini memiliki keajaiban ilmiah yang sangat penting.

ni dikarenakan penemuan astronomi modern telah mengungkap bahwa logam besi yang ditemukan di bumi kita berasal dari bintang-bintang raksasa di angkasa luar.

Logam berat di alam semesta dibuat dan dihasilkan dalam inti bintang-bintang raksasa. Akan tetapi sistem tata surya kita tidak memiliki struktur yang cocok untuk menghasilkan besi secara mandiri. Besi hanya dapat dibuat dan dihasilkan dalam bintang-bintang yang jauh lebih besar dari matahari, yang suhunya mencapai beberapa ratus juta derajat.

Ketika jumlah besi telah melampaui batas tertentu dalam sebuah bintang, bintang tersebut tidak mampu lagi menanggungnya, dan akhirnya meledak melalui peristiwa yang disebut "nova" atau "supernova". Akibat dari ledakan ini, meteor-meteor yang mengandung besi bertaburan di seluruh penjuru alam semesta dan mereka bergerak melalui ruang hampa hingga mengalami tarikan oleh gaya gravitasi benda angkasa.

Semua ini menunjukkan bahwa logam besi tidak terbentuk di bumi melainkan kiriman dari bintang-bintang yang meledak di ruang angkasa melalui meteor-meteor dan "diturunkan ke bumi", persis seperti dinyatakan dalam ayat tersebut: Jelaslah bahwa fakta ini tidak dapat diketahui secara ilmiah pada abad ke-7 ketika Alquran diturunkan.

Read more: http://nuurislami.blogspot.com/2011/07/mukjizat-alquran-rahasia-besi.html#ixzz1mYspWNdH
READ MORE - Mukjizat Al-Qur'an : Rahasia Besi

LABA-LABA: SANG INSINYUR AHLI


Setiap orang telah menjumpai makhluk mungil yang disebut laba-laba berkali-kali dalam hidupnya, baik di rumah, di pedesaan, atau di kebun. Tapi, makhluk kecil ini hanya menarik perhatian serius segelintir orang saja, padahal ia adalah salah satu wujud kesempurnaan ciptaan Allah. Kita perlu mengamati laba-laba ini sedikit lebih dekat untuk melihat kesempurnaan ini.

Benang yang Lebih Kuat dari Baja
Yang pertama kali terlintas dalam benak seseorang ketika berpikir tentang laba-laba adalah jaringnya. Ia merupakan keajaiban desain yang memiliki rancangan tersendiri, beserta perhitungan teknik yang menyertainya. Jika kita memperbesar laba-laba menjadi seukuran manusia, jaring yang dianyamnya akan memiliki tinggi sekitar seratus lima puluh meter. Ini sama tingginya dengan gedung pencakar langit berlantai lima puluh.

Andaikan laba-laba sedemikian besar sehingga mampu membuat jaring dengan lebar lima puluh meter, maka jaring ini akan mampu menghentikan pesawat jumbo jet. Jika demikian, bagaimana laba-laba mampu membuat jaring dengan sifat ini? Agar dapat melakukan hal ini, ia pertama kali harus menggambar rancangannya, persis seperti seorang arsitek. Sebab, struktur arsitektural dengan ukuran dan kekuatan seperti ini, mustahil dilakukan tanpa sebuah perancangan. Setelah rancangan dipersiapkan, laba-laba perlu menghitung seberapa besar beban-beban yang akan menempati posisi-posisi tertentu pada jaring, persis layaknya insinyur konstruksi. Jika tidak, jaring ini pasti akan runtuh.

Jika seseorang mengamati bagaimana laba-laba membangun jaringnya, akan ia temukan sebuah keajaiban yang nyata. Pertama-tama, laba-laba melempar benang yang dipintalnya ke udara, lalu aliran udara ini membawanya ke tempat tertentu di mana ia menempel. Lalu pekerjaan konstruksi dimulai. Perlu satu jam atau lebih untuk menganyam sebuah jaring.

Mulanya, laba-laba menarik benang jenis kuat dan tegang dari titik pusat ke arah luar guna mempersiapkan kerangka jaringnya. Ia lalu menggunakan benang jenis kendor dan lengket untuk membuat lingkaran dari arah luar ke dalam. Dan kini perangkap itu telah siap.

Benang yang digunakan laba-laba sama ajaibnya dengan jaring itu sendiri. Benang laba-laba lima kali lebih kuat dari serat baja dengan ketebalan yang sama. Ia memiliki gaya tegang seratus lima puluh ribu kilogram per meter persegi. Jika seutas tali berdiameter tiga puluh sentimeter terbuat dari benang laba-laba, maka ia akan mampu menahan berat seratus lima puluh mobil.
Ilmuwan menggunakan benang laba-laba sebagai model ketika membuat bahan yang dinamakan Kevlar, yakni bahan pembuatan jaket anti peluru. Peluru berkecepatan seratus lima puluh meter per detik dapat merobek sebagian besar benda yang dikenainya, kecuali barang yang terbuat dari Kevlar. Tetapi, benang laba-laba sepuluh kali lebih kuat daripada kevlar. Benang ini juga lebih tipis dari rambut manusia, lebih ringan dari kapas, tapi lebih kuat dari baja, dan ia diakui sebagai bahan terkuat di dunia.

Baja termasuk material paling kuat yang tersedia bagi manusia yang diproduksi dengan sarana industri berat, menggunakan besi, dan dalam tungku bertemperatur ribuan derajat. Ia didesain khusus agar berdaya tahan tinggi, dan digunakan pada konstruksi lebar, bangunan tinggi, dan jembatan. Laba-laba menghasilkan material yang lima kali lebih kuat dari baja, padahal ia tak memiliki tungku pembakaran dan teknologi apapun. Ia adalah makhluk mungil yang tak mampu berpikir. Sungguh suatu keajaiban bahwa makhluk kecil ini mampu menghasilkan benang yang lebih kokoh dari baja, dan menggunakannya untuk membuat bangunan dengan cara yang sama seperti para arsitek dan insinyur.

Dinopsis: Sang Ahli Pembuat Perangkap
Orang umumnya berpikir bahwa laba-laba adalah makhluk yang menggunakan jaring untuk menangkap mangsa. Namun, spesies yang disebut Dinopis ini tidak menunggu mangsanya terperangkap dalam jaring, tapi ia membuat perangkap bergerak. Ia membuat benang khusus dengan membuat dua ratus gulungan per menitnya. Ia lalu merangkaikan benang-benang ini dengan mengikuti suatu pola yang cerdas. Dengan cara ini, sebuah perangkap mematikan pun kini telah siap.

Ia menunggu di tempat yang sering dilalui serangga untuk menyergapnya. Matanya yang tajam mampu melihat gerakan paling lemah sekalipun. Ia lalu membungkus mangsanya dalam jerat khusus. Laba-laba menangkap lebih dari satu mangsa dalam semalam, dan menganyam jaring yang berbeda untuk setiap mangsa. Jaring ini sungguh merupakan keajaiban desain. Mangsa yang tertangkap tidak berkesempatan untuk lolos.

Laba-laba Dinopsis yang baru lahir telah mampu menganyam jaring mungil. Bayi laba-laba ini sudah menjadi insinyur semenjak ia lahir ke dunia. Kehadiran sejumlah laba-laba muda di tempat sempit dapat menimbulkan sedikit masalah, namun pada akhirnya, segalanya mulai membaik. Bayi laba-laba ini akan segera meninggalkan induk mereka untuk membangun sarang mereka sendiri.

Bolas: Sang Ahli Kimia
Metode berburu Bolas adalah satu lagi keajaiban penciptaan. Laba-laba ini menggunakan metode yang unik untuk menarik perhatian mangsanya, yakni ngengat jantan. Ia pun membuat benang yang lebih kuat dari baja dalam tubuhnya. Benang ini terbungkus oleh butiran-butiran lengket.

Ia mengulurkan benangnya dari sebuah pohon layaknya tangkai pancing, melemparkan tali pancing lalu menunggu dengan sabar, persis seperti pemancing. Laba-laba ini memiliki tipuan cerdik untuk menarik perhatian mangsanya. Ngengat betina mengeluarkan hormon feromon untuk menarik ngengat jantan kepadanya. Laba-laba meniru memproduksi aroma ini dan meletakkannya di bagian ujung perangkap.

Ngengat jantan tergoda mendekati perangkap tersebut. Ketika ngengat mendekat, laba-laba segera menggerakkan benang layaknya sebuah jerat. Dengan rangcangan perangkap ini, ia berhasil menangkap mangsanya.

Feromon memiliki formula kimia yang khas, dan hanya ditemukan pada ngengat betina. Kita harus melewati serangkaian tahapan percobaan dalam laboratorium kimia modern jika ingin membuat bahan kimia yang sama.

Jika kita beranggapan bahwa laba-laba menggunakan kecerdasannya sendiri untuk membuat hormon ini, maka ia harus mengikuti tahapan yang sama. Pertama, ia harus mendapatkan ngengat betina dan belajar bagaimana sang betina ini menarik perhatian ngengat jantan. Lalu ia harus mengambil sampel feromon dari ngengat betina. Ia harus mempelajarinya, dan melakukan berbagai uji laboratorium terhadap formula kimia yang ia temukan. Kemudian ia harus melekatkan zat kimia yang dibuatnya pada ujung tali jeratnya. Namun, laba-laba mungil ini tidak memiliki kecerdasan untuk melakukan pekerjaan seperti ini, apalagi keahlian dan laboratorium kimia.

Jadi, bagaimana laba-laba ini mampu meniru membuat feromon, layaknya seorang ahli kimia? Bagaimana ia berpikir untuk menempelkannya diujung benangnya? Pertanyaan-pertanyaan ini menghantarkan kita pada kebenaran yang nyata. Zat kimia feromon, ngengat betina yang memproduksinya dan laba-laba yang menggunakannya untuk berburu, kesemuanya diciptakan oleh Allah. Contoh ini, sekali lagi menunjukkan kesempurnaan ciptaan Allah, Penguasa seluruh alam, dan semua makhluk hidup di dalamnya. Laba-laba muda

Bolas telah mampu membuat tali jeratnya yang pertama kali. Laba-laba ini bahkan lebih kecil dari ujung jari Anda, dan jeratnya lebih kecil dari kepala jarum.

Trapdoor: Si Ahli Pembuat Sensor
Satu spesies lain yang menggunakan teknik sangat cerdas untuk menangkap mangsanya adalah Trapdoor. Berbeda dengan laba-laba lain yang menggunakan jaring, spesies ini menyerang dari dalam tanah. Mula-mula ia menggali liang dalam tanah, kemudian membuat penutup melingkar untuk sarangnya dengan menggunakan benang dan tanah. Ia menempelkan salah satu tepi penutup ini ke tanah seperti engsel.

Ia merentangkan benang-benang ke arah luar dari sarangnya, lalu menyamarkan benang dan pintu masuk ke sarang dengan tanah atau dedaunan. Sistem ini menjadikannya mampu merasakan getaran paling lemah di luar sarangnya, dan langsung menyergap sumber getaran tersebut.

Perangkap yang telah selesai dibuat, dan telah siap digunakan, sama sekali tersamarkan. Dengan demikian, serangga yang mendekatinya tidak merasa curiga, hingga akhirnya ia menjadi mangsa bagi laba-laba. Tapi, bagaimana laba-laba yang tak mampu berpikir dan bernalar, memiliki ide untuk membuat perangkap, dan kemudian menempatkan sensor sensitif di bagian luarnya. Siapakah yang mengajarinya menyembunyikan sarang dengan menyamarkannya seperti bunga di atas tanah? Dan yang lebih menarik lagi adalah kenyataan bahwa setiap laba-laba yang lahir mengetahui teknik berburu dari jenisnya.

Tak diragukan lagi, ini adalah bukti bahwa laba-laba diberi ilham agar dapat membuat jaring dan membangun perangkap. Dialah Allah, Tuhan Seluruh Alam, yang menciptakan makhluk-makhluk ini dengan perilaku mereka yang mengagumkan, dan mengilhami mereka tentang apa yang mereka kerjakan.

Sumber : Harun Yahya
READ MORE - LABA-LABA: SANG INSINYUR AHLI

Makan dan Minum Berdiri



Dari Anas dan Qatadah, Rasulullah saw bersabda: Sesungguhnya beliau melarang seseorang minum sambil berdiri, Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” beliau menjawab: “Itu kebih buruk lagi”. (HR.Muslim dan Turmidzi)
bersabda Nabi dari Abu Hurairah,”Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)
Rahasia Medis

Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat,lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan pernah sekali minum sambil disfungsi pencernaan. Begitu pula makan sambil berjalan, sama sekali tidak sehat, tidak sopan, tidak etis dan tidak pernah dikenal dalam Islam dan kaum muslimin.

Dr. brahim Al-Rawi melihat bahwa manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna. Ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat tepenting pada saat makan dan minum. Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, dimana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat.

Dr. Al-rawi menekankan bahwa makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus. Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (Vagal Inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa bebenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal.

Nah. Jika kita minum berdiri air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum.
Akibat Makan dan Minum Sambil Berdiri.
Subhanallah..

Sumber : AL-HIJRAH
READ MORE - Makan dan Minum Berdiri

Mekah Dan Madinah Tampak Terang Dari Luar Angkasa : Kesaksian Sunita Williams (Astronaut)


Penampakan Mekkah Dan Madinah Dari Luar Angkasa Terlihat Terang benderang Sementara Permukaan Bumi Lainnya Tampak Gelap Gulita

Hanya Mekkah dan Madinah yang tampak terang, sementara dibagian bumi lainnya tampak gelap gulita, hal itu diungkapkan Sunita William, seorang astronaut pertama India yang pada tanggal 2 Juli 2007 berada luar angkasa, Sunita mengatakan bahwa dari atas seluruh permukaan bumi diselimuti kegelapan,

Sunita Williams sendiri adalah seorang astronot kelahiran Ohio tanggal 19 September 1965 dari orang tua berketurunan India-Slovenia. Menikah dengan Michael J. William, seorang Polisi Federal di Oregon, USA.

Sebagai astronot pertama India, dia memegang rekor perjalanan luar angkasa untuk wanita : berada diluar angkasa terlama (195 hari), dan berjalan diluar angkasa (29 jam, 17 menit). Kapan wanita Indonesia bisa seperti ini?.


SUNITA WILLIAM

Selain itu, fenomena lain yang ditangkapnya adalah ketika gelombang suara dari bumi tidak mampu merambah luar angkasa, dia ternyata bisa menangkap suara Adzan.

Apakah ini suatu keanehan, atau merupakan suatu jalan dari Allah untuk menunjukkan sisi-sisi kebenaran kepada sang Astronout?. Dikhabarkan setelah peristiwa ini, Sunita Williams secara spontan memeluk agama Islam. Allahu Akbar, bila khabar ini adalah suatu kebenaran.
READ MORE - Mekah Dan Madinah Tampak Terang Dari Luar Angkasa : Kesaksian Sunita Williams (Astronaut)

Gelombang Adzan dan Dzikir



Frequensi Otak

Bila otak kita melakukan aktivitas ia menghasilkan gelombang. bahkan ilmuwan barat dan juga ilmuwan Jepang menggunakan otak monyet sebagai subjek untuk mengontrol pergerakan robot, sungguh membanggakan kan. sebenarnya gelombang otak manusia dibagi menjadi empat bagian utama, yaitu: -

1) Sadar (Beta: 15-30Hz)
2) Bawah Sadar (Alpha :9-14Hz)
3) Bawah Sadar (Theta: 4-8Hz)
4) Tidak Sadar (Delta: 1-3Hz)

Sebenarnya frekuensi ini adalah cetusan elektrokimia yang terjadi di dalam otak ketika kita berpikir. Ia melibatkan neuron otak untuk mengirim signal-signal ketika proses berpikir terjadi. Inilah yang dimaksud dengan penilaian kegiatan otak yaitu penilaian cetusan elektrokimia (signal) dalam sesaat yang terjadi di dalam otak. Banyak berpikir, lagi banyak cetusan elektrokimia dan makin laju tingkat cetusan per detik (frekuensi). dengan kata lain ia adalah aktivitas dari otak.



1. Gelombang Beta 15-30Hz (Sadar)

Di tingkat ini, kita berada di dalam kondisi sadar. Segala analisis, pilihan dan semua aktivitas yang melibatkan kita berpikir berada di bawah frekuensi beta. Dengan kata lain, ketika kita banyak berpikir secara sadar, kita berada di frekuensi ini.

Tingkat pikiran di frekuensi ini merupakan realitas pikiran. Kita akan memikirkan sesuatu itu berdasarkan apa yang kita nampak dan rasakan sesuai daya pemikiran kita saat itu.

Jika kita memberi petunjuk kepada mereka yang berada di frekuensi ini, petunjuk tersebut akan dianalisis terlebih dahulu sesuai pendapat orang yang menerimanya. Sebab itu agak sulit untuk memberi perintah seperti apa yang kita inginkan kepada orang yang berada di frekuensi ini.

Sebab itu ketika kita ingin menasihati seseorang, kita harus hindari menasihat mereka ketika mereka berada di dalam kondisi beta.

Contoh yang jelas adalah ketika Anda pertama belajar mengendarai mobil. Saudara pasti berpikir sebelum menekan pedal gas, pedal break, mengganti gear dan sebagainya. Ketika ini berkendara menjadi agak sulit karena Anda harus berpikir sebelum melakukan sesuatu.



2. gelombang Alpha 9-14Hz (Bawah Sadar)

Di tingkat ini, kita berada di dalam kondisi bawah sadar atau dengan nama lain sedang dalam kondisi asyik dan fokus. Ini adalah frekuensi terbaik ketika belajar.

Di tingkat ini, kita hanya bisa menerima tapi tidak mampu membuat reaksi. Semua petunjuk yang diberikan akan kita ikuti tanpa membuat analisis terlebih dahulu. Jika disebut pada artikel Realiti Musik dan Realitas Pikiran, kita seolah-olah tidak filter luar dan dalam.

Tahap ini memiliki kebaikan dan keburukan. Kebaikan adalah karena di saat ini, apa yang masuk ke pikiran tidak lagi dikelola oleh pikiran kita. Jika kita memberi nasihat kepada seseorang dalam kondisi ini, ia terus akan masuk ke dalam pikiran orang itu dan terus diingat.

Jika kita berada di frekuensi ini, kita berada di dalam kondisi tenang dan tenteram. Pikiran tidak celaru dan berserabut karena otak kita tidak banyak berpikir saat ini.

Contoh yang jelas adalah ketika kita sudah pandai mengemudi mobil. Kita tidak perlu berpikir untuk mengganti gear, menekan pedal gas atau menekan break. Kita dapat lakukan tanpa kita sadari. Segalanya terjadi secara otomatis.

Keburukan di frekuensi ini adalah, Anda seolah-olah dipukau ketika ini. Orang yang menjalankan pemasaran dan juga penjualan dari rumah ke rumah atau di pasar-pasar raya akan mencoba menurunkan frekuensi saudara ke tingkat ini.

Kemudian ketika Anda sudah berada di tingkat ini, Anda tidak berdaya untuk berbuat apa-apa karena setiap instruksi akan saudara ikuti tanpa banyak bicara. Saudara tidak mampu untuk melakukan apa-apa reaksi sehingga Anda tidak sadar mengulurkan segala uang Anda kepada vendor yang berhasil memukau saudara.

Pastikan Anda berada di dalam kondisi Beta ketika belanja atau berada di tempat publik. Jika tidak, Anda akan dipukau di dalam kondisi terjaga.



3. Gelombang Theta 4-8Hz (Bawah Sadar)

Di tingkat ini, kita masih terjaga tetapi kita sangat asyik dan dikatakan khusyuk. Khusyuk di dalam shalat harus berada frekuensi ini. Ketika ini kita tidak mampu menganalisis atau menafsirkan apa-apa pun.

Jika frekuensi Alpha, kita hanya menerima dan bisa menafsir tetapi tidak bisa merespon. Frekuensi Theta pula kita hanya menerima tetapi tidak mampu menafsir apalagi untuk merespon.

Ketika ini, kita tidak sadar apa yang terjadi disekeliling kita akibat terlalu khusyuk dengan satu hal. Jika kita shalat, yang ada saat ini adalah perasaan CINTA pada Allah dan hanya Allah yang hadir saat ini. Tidak ada yang lain.

Sebab itu di zaman Rasullullah, sahabat yang terkena panah di betis hanya melakukan shalat sunat saja disamping sahabat lain mencabut anak panah tersebut. Khusyuknya sehingga tidak merasa apa-apa pun sakit.

Jika kita berada di dalam frekuensi ini, kita akan merasa sangat tenang.



4. Gelombang Delta 1-3Hz (Tidak Sadar)

Tahap ini merupakan tahap tidak sadar di mana kita berada di dalam kondisi tidur. Namun tidur ini adalah tidur yang dikatakan tidur mati. Kita tidak bermimpi. Tidur yang sangat puas dan cukup. Meskipun mungkin 10 menit tetapi kita akan rasakan cukup segar setelah bangun.

Jika kita tidur tetapi kita bermimpi, kita sebenarnya masih berada di dalam kondisi Beta dan bukannya Delta. Ini berarti otak masih berpikir. Sebab itulah datangnya mimpi yang mengarut. Kita menjadi sangat penat saat bangun jika kita tidur tetapi masih di dalam Beta.



Menurut Dr Azhar Sarip yang telah membuat penelitian tentang adzan yang berkumandang. Menurut beliau Adzan yang dilaungkan memiliki frekuensi gelombang Theta.

Orang yang selalu shalat di sepertiga malam yang menyerahkan 100% jiwa dan raga pada Allah dengan penuh rasa CINTA mampu tidur dalam kondisi delta. Tidur mereka sedikit tetapi puas dan tidak mengantuk di siang harinya. Begitu juga dengan mereka yang sering melakukan tafakur cara Islam.

Bukan saja adzan tetapi bacaan ayat-ayat suci Al-Quran jugak memiliki gelombang ini yaitu gelombang Theta. menurut beliau kita selalu menghasilkan gelombang Beta. gelombang Beta ini menyebabkan dunia kita tidak sehat. jadi kehadiran adzan menghasilkan gelombang Theta. Gelombang ini bertindak sebagai penyeimbang atau 'stabilizer' ke dunia kita. jadi adzan telah menyeimbangkan dunia kita ini.


Firman Allah dalam surat Al-Jumu'ah, ayat pertama yang berarti

"Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi selalu bertasbih kepada Allah. Maha Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana" (Al-Jumu'ah, 62:1)


Semua makhluk Allah yang berada di dunia ini bertasbih kepada Allah. seperti yang telah jelaskan tadi, tasbih ini akan menghasilkan gelombang Theta yang menyeimbangkan dunia ini. pohon-pohon, tumbuh-tumbuhan dan hewan-hewan di hutan semuanya bertasbih kepada Allah. akan tetapi perbuatan manusia yang lupa pada tangungjawab mereka sebagai khalifah di muka bumi ini telah menghancurkan alam kita. bukan saja mereka telah menyebabkan pemanasan global, bahkan telah mengurangi jumlah makhluk Allah yang bertasbih. mengurangi sumber penghasilkan gelombang Theta.



Kesimpulan

Semua frekuensi ini dapat dicapai dengan cara sengaja atau dengan kata lain menurut kehendak kita. Ia membutuhkan banyak latihan dan kita mampu mencapai di mana saja tingkat frekuensi yang kita inginkan.

Sebab itu, apabila kita mampu untuk berada di mana-mana frekuensi, maka dengan mudah kita dapat berada di tingkat khusyuk ketika shalat.

Khusyuk ketika shalat adalah sangat tenang. Sebab itu mereka yang merasainya selalu tenang, ceria dan sebagainya.

Komunikasilah dengan Allah agar kita dimudahkan untuk berdaya berada di frekuensi yang kita inginkan. Banyak sangat kebaikannya. Ketika inilah kita mampu untuk menyerahkan 100% jiwa dan raga kita pada Allah SWT. Selalu ingat dan sebut nama Tuhanmu.



FAKTA TAMBAHAN

Selain indikator masuk waktu solatm, adzan juga sering dilaungkan ketika

1. Meletusnya perang

2. Bayi yang baru lahir (adzan di telinga kanan, iqamat telinga kiri)

3. Orang yang histeris atau disampuk jin

4. Pergaduhan

5. Sebelum dimulainya perjalanan

6. Kapan terjadinya kebakaran

7. Sesat di dalam hutan

8. Terjadi ribut kuat

Wallaua'lam



Disalin dengan sedikit modifikasi dari:
http://musafircyber.blogspot.com/2010/05/fenomena-sahutan-azan-di-seluruh-dunia.html#ixzz0uzBGtS6S

http://musafircyber.blogspot.com/2010/05/jenis-jenis-gelombang-otak.html#ixzz0uzB8DHaP

http://www.carigold.com/portal/forums/archive/index.php/t-32287.html
READ MORE - Gelombang Adzan dan Dzikir