Kisah Seorang Guru dan Murid-muridnya

Seorang Guru Sekollah Dasar (SD) mengadakan "Permainan". Guru tersebut menyuruh tiap-tiap muridnya membawa 1 buah kantong plastik transparan yang berisi kentang.
Masing-masing kentang tersebut diberi tulisan nama berdasarkan nama orang yang paling dibenci oleh murid sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan, tergantung banyak/ jumlah orang-orang yang dibenci murid-murid SD tersebut.

Pada hari yang telah ditentukan, masing masing murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang lebih dari 7.

Sesuai petunjuk guru, tiap-tiap kentang telah diberi nama sesuai nama orang yang
dibenci. Selama 1 minggu murid-murid harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana pun mereka pergi, walaupun ke toilet sekalipun.

Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai
mengeluh. Apalagi yang membawa 7 buah kentang, selain berat, baunya juga bikin muak. Setelah 1 minggu, murid- murid SD tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.

Guru : "Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu ?"

Keluarlah keluhan dari murid-murid SD tersebut. Mereka semua tidak merasa nyaman, muak dan mengeluh harus membawa kentang-kentang busuk tersebut kemanapun mereka pergi.

Gurupun menjelaskan apa arti dari "Permainan" yang mereka lakukan.

Guru : " Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila kita tidak bisa
memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup ? Sungguh, alangkah tidak nyamannya....
Subhanallah, Semoga dengan kisah ini dapat memberikan pelajaran bagi kita untuk selalu memaafkan :)

0 komentar:

Post a Comment