Pandangan Islam Tentang Kesehatan



“Ya Tuhanku ampuni aku, kasihini aku, cukupkan aku, angkatlah derajatku, berikan aku rizki, beri aku petunjuk dan kesehatan, dan ampunilah aku.”

Merasa familiar atau asing dengan kata-kata tersebut? Ji

ka merasa asing, bagaimana kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa arab.

“Rabbighfirli warhami wajburni warfa’ni warzuqni wahdini wa ‘afini wa’fu’anni,”

Ya, itu adalah bacaan yang selalu kita baca ketika shalat, khususnya ketika kita duduk diantara dua sujud. Setiap hari tanpa kita sadari kita sering meminta kepada Allah untuk diberikan kesehatan, tapi apakah kita sadar? Ataukah meskipun kita sadar, seberapa jauhkah kita berupaya untuk hidup sehat?

Agama kita sangat mengatur tentang kesehatan, karena islam merupakan agama yang kaffah (sempurna) yang mengatur semua lini kehidupan manusia, mulai dari bagaimana manusia beribadah, berakhlak, melakukan aktivitas sehari-hari, dan salah satunya bagaimana manusia tersebut berperilaku sehat.

Rasulullah SAW bersabda: “Dua kenikmatan yang sering dilalaikan oleh manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang. (HR. Ahmad)

Kesehatan merupakan sesuatu yang banyak dilalaikan oleh manusia. Kita bisa melihat, banyak orang yang mempersiapkan dirinya untuk urusan pendidikan, pekerjaan, hobi, atau lain sebagainya, tapi sedikit sekali orang yang mempersiapkan atau memikirkan tentang kesehatannya. Padahal, bila tanpa kesehatan, hidup kita ini seperti hampa. Banyak orang yang mengejar kehidupan dunianya dan melalaikan kesehatannya. Banyak orang yang kerja banting tulang siang dan malam untuk mencari makan, tapi malah tidak sempat makan. Banyak orang yang berlomba-lomba dalam membangun rumahnya, tapi mereka malah tidak bisa menikmati rumahnya karena lebih sering tergeletak di rumah sakit.

Saya lebih setuju bahwa islam dalam pengaplikasiaan kesehatannya lebih banyak berupa tindakan-tindakan preventif (pencegahan) daripada tindakan-tindakan yang sifatnya kuratif (pengobatan), yang memberikan perintah-perintah untuk menjaga kesehatan dan larangan-larangan yang bisa menimbulkan penyakit. Mengapa saya berpendapat seperti ini, karena tauladan kita, nabi besar Muhammad SAW, dalam beberapa riwayat, dari lahir sampai menutup usia hanya pernah mengalami sakit yang bisa dihitung oleh jari kita. Jadi model manusia sempurna ini tidak banyak mencontohkan bagaimana beliau mengobati penyakitnya, tapi lebih banyak memberikan kita contoh bagaimana cara hidup terjauh dari penyakit.

Tentu saja ini hubungannya dengan ajaran agama kita yang sempurna, yang telah disinggung di atas tadi. Manusia diciptakan oleh Allah seperti mesin yang diproduksi oleh pabrik. Mesin ketika telah diproduksi akan memiliki buku panduan penggunaanya yang nantinya akan berguna untuk mencegah mesin tersebut cepat rusak. Manusia juga memiliki pedoman yang luar biasa lengkap di dalam al-Quran dan as-Sunnah tinggal apakah kita bisa mengaplikasikannya atau tidak.

Saya akan mengambil contoh salah satu ayat dalam alqur’an, yaitu surat al baqarah ayat 173. “Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut nama selain Allah. Tetapi barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang ia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.

Dari ayat ini, setidaknya Allah mengharamkan empat jenis makanan untuk kita konsumsi. Karena allah pasti tahu setiap makanan yang Allah haramkan pasti mempunyai mudharat (kerugian) bagi manusia. Sebenarnya apa saja kira-kira ke-mudharatan tiap makanan tersebut? khususnya tiga makanan yang disebutkan paling awal.

Bangkai, merupakan binatang yang mati dengan tidak melalui penyembelihan, bisa karena tercekik, terpukul, jatuh, ditanduk (QS almaidah: 3) ataupun karena sebab-sebab yang lainnya. Penyebab-penyebab kematian tersebut sebagian besar mengakibatkan darah tidak mengalir keluar dari tubuhnya, darah tersebut akan membeku di dalam tubuh dan menggumpal. Selain itu, bangkai juga mengandung racun yang nantinya akan tetap berada di dalam daging, Ini jelas berbeda jika kita menyembelih hewan tersebut secara syar’i, hewan akan mengeluarkan darahnya karena pembuluh darah di leher dipotong sehingga dagingnya segar dan terhindar dari zat-zat beracun.

Darah, merupakan cairan yang mengalir dalam pembuluh darah kita. Kita ketahui sendiri, banyak penyakit yang bisa menular dari darah, karena memang darah itu sendiri merupakan tempat yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan bakteri-bakteri. Sehingga dengan menghindari konsumsi darah, kita bisa menghindari tertular penyakit.

Babi, merupakan binatang yang tubuhnya dijadikan tempat paling subur untuk perkembangbiakan berbagai parasit (misalanya Taenia Solium) dan penyakit berbahaya. Dari penelitian di Cina dan Swedia-mayoritas penduduknya memakan daging babi-menunjukkan bahwa daging babi merupakan penyebab utama kanker anus dan usus. Presentase penderita penyakit ini di negara-negara yang penduduknya memakan babi, meningkat secara drastis, berkebalikan di negara-negara islam yang presentasenya relatif rendah.

Itu merupakan salah satu contoh pengaplikasiaan ayat suci alqur’an dalam upaya kita untuk menjaga kesehatan, khususnya dalam hal makanan. Upaya ini dilakukan dengan cara preventif, sehingga kita bisa terhindar dari penyakit.

Selain itu, kita sering melihat kyai-kyai di sekitar kita atau yang biasa kita sebut dengan sesepuh yang taat beribadah kepada Allah memiliki umur yang lumayan panjang. Selanjutnya, ada sebuah penelitian yang lebih mencengangkan lagi, David B. Larson pernah meneliti antara orang yang taat beragama dan yang tidak, dan hasilnya, orang yang taat beragama menderita penyakit jantung 60% lebih sedikit, tingkat bunuh diri 100% lebih rendah , dan tekanan darah tinggi jauh lebih sedikit.

Kira-kira kenapa ini bisa terjadi? Kemungkinannya, orang yang taat beribadah berperilaku sesuai dengan tujuan penciptaannya, sesuai dengan buku pedomannya, yaitu Alqur’an. Jadi marilah kita sama-sama menjaga kesehatan ini dengan senantiasa berpegang teguh pada pedoman agama kita. Semoga dengan senantiasa berpegang teguh, kita selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT.

Disamping itu semua, jika memang kita sudah tetap menjaga kesehatan tapi ditakdirkan oleh Allah Swt untuk sakit, maka sakit itu merupakan ujian kesabaran dari-Nya, apakah kita bisa melewatinya atau tidak. Keshalehan seseorang bukan merupakan patokan kesehatannya. Seorang nabi Ayub-pun diberi ujian sakit oleh Allah swt, kita?

Wallahualam..

Husni Fauzal R. (FK UNTAN 09)
READ MORE - Pandangan Islam Tentang Kesehatan

Hikmah di Balik Spektrum Warna diwaktu Shalat




Ditanya Nabi SAW, apakah amalan yang sebaiknya, maka bersabda Nabi: Shalat di awal waktunya "(Riwayat oleh At-Tirmidzi dan Abu Daud, Al-Albani menshohihkannya)

Nabi SAW bersabda. Artinya: "tangguhlah sehing

ga dingin untuk shalat dhuhur, karena kekuatan panas (matahari) adalah dari panas neraka jahannam." (Hadits shohih riwayat Al-Bukhari)

Setiap peralihan waktu sholat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam ini yang bisa diukur dan dicerap melalui perubahan warna alam.



***



SUBUH

Waktu sholat subuh adalah dimulai setelah terbit fajar shadiq sampai terbitnya matahari.

Pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisme tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu Subuh memiliki rahasia terkait dengan penawar / rezeki dan komunikasi.

Mereka yang sering tertinggal waktu subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, akhirnya akan mengalami masalah komunikasi dan rezeki.

Ini karena energi alam yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang harus terjadi dalam kondisi roh dan jasad menyatu (keserentakan ruang dan waktu) - dalam arti kata lain jaga dari tidur.

Disini juga dapat kita cungkil akan rahasia diperintahkan sholat diawal waktu. Dimulainya saja azan Subuh, energi alam pada waktu itu berada pada tingkat optimal. Energi inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat subuhnya sebenarnya sudah mendapat tenaga yang tidak optimal lagi.



Zuhur

Waktu shalat zhuhur adalah dimulai sejak matahari tergelincir ke barat dan berakhir di saat bayangan sesuatu benda seperti kayu panjang itu sama benar panjangnya dengan kayu tersebut.

Warna alam berikutnya berubah ke warna hijau (isyraq & dhuha) dan kemudian warna kuning menandakan masuknya waktu Zhuhur. Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan.

Warna kuning ini memiliki rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan mengalami masalah di perut dan hilang sifat cerianya.


ASAR

Waktu shalat asar adalah dimulai setelah waktu Zuhur berakhir, yaitu ketika bayangan sesuatu benda seperti kayu panjang, sama panjang dengan bendanya dan berakhir setelah matahari terbenam.

Warna alam akan berubah ke warna oranye, yaitu masuknya waktu Ashar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovarium dan testis yang mencakup sistem reproduksi. Rahasia warna oranye ialah kreativitas.

Orang yang kerap tertinggal Ashar akan hilang daya kreativitasnya dan lebih malang lagi kalau di waktu Ashar ni jasad dan roh seseorang ini terpisah.Dan jangan lupa, tenaga pada waktu Asar ni amat dibutuhkan organ reproduktif kita ;)



MAGHRIB

Waktu shalat mahgrib adalah dimulai setelah terbenamnya matahari dan berakhir saat mega merah telah hilang dan tidak terlihat.

Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasehatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini berarti jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga karena mereka resonan dengan alam.

Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (sholat Maghrib dulu la ...) karena banyak interferensi (difraksi) terjadi pada waktu ini yang dapat menyesatkan mata kita. Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, pada frekuensi otot, saraf dan tulang.



ISYA

Waktu isya adalah dimulai setelah hilangnya mega merah sampai terbitnya fajar shadiq yaitu subuh.

Ketika masuk waktu Isya, alam berubah ke warna Indigo dan seterusnya memasuki fase Kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketenteraman dan kedamaian di mana frekuensinya bersamaan dengan sistem kontrol otak.

Mereka yang sering ketinggalan Isyaknya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam. Tidur pada waktu ini disebut tidur delta dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam istirahat.

Setelah tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna putih, merah jambu dan seterusnya ungu di mana itu bersamaan dengan frekuensi kelenjar pineal, pituitari, talamus dan hipotalamus.

Tubuh seharusnya bangkit kembali pada waktu ini dan dalam Islam waktu ini disebut Qiamullail.




***




Begitulah secara ringkas keterkaitan waktu shalat dengan warna alam. Manusia kini memang telah sadar akan kepentingan tenaga alam ini dan inilah faktor adanya bermacam-macam metode meditasi yang dibuat seperti taichi, qi-gong dan sebagainya.

Semuanya dibuat untuk menyerap energi-energi alam ke sistem tubuh. Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah di'kurniakan 'syariat sholat oleh Allah swt tanpa perlu kita memikirkan bagaimana hendak menyerap tenaga alam ini.

Hakikat ini seharusnya menginsafkan kita bahwa Allah mewajibkan shalat ke atas hambanya atas sifat pengasih dan penyayang-Nya sebagai pencipta karena Dia tahu hamba-Nya ini amat-amat membutuhkannya.


Disalin dan sedikit dimodifikasi dari: http://4ayesha.blogspot.com/2008/08/solat-dan-kesihatan.html dan
http://www.waktusolat.com.my/
READ MORE - Hikmah di Balik Spektrum Warna diwaktu Shalat

Kisah Elang dan Lebah

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia". kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl : 68-69)


Di pagi yang cerah, di antara rindangnya pepohonan, tampak seekor burung elang sedang bermalas-malasan beristirahat di dahan sebatang pohon. Selama beberapa hari burung elang berulang kali hinggap di dahan pohon yang sama karena tertarik mengamati kegiatan segerombolan tawon (lebah) yang terlihat sibuk bekerja bersama-sama membuat sarang yang berjuntai di dahan sebatang pohon.
Tampak seekor tawon sebentar terbang hinggap di antara bunga-bunga hutan yang mekar, mengisap sari madu, dan terbang kembali ke dahan memberikan sari madu ke sarangnya, dan begitu seterusnya. Burung elang dengan tidak sabar menegur seekor tawon yang sedang terbang di dekatnya, "Hai tawon kecil, kamu sibuk terbang dari satu bunga ke tempat sarangmu, memangnya apa yang sedang kamu kerjakan?" 
Tawon pun menjawab: "Aku dan kawan-kawan sedang membuat sarang." 
"Untuk apa kalian repot membuat sarang sebesar itu? Umur tawon kan sangat pendek. Sudahlah...,tidak perlu susah-susah bekerja! Santai-santai saja dan nikmati kehidupanmu yang singkat itu."Demikian burung elang menasihati si tawon. 
"Umurku memang tidak sepanjang umurmu burung elang. Tapi justru karena pendeknya waktu yang aku punya, aku tidak boleh menyia-nyiakan nya. Aku harus bekerja giat dan lebih rajin agar sarang kami bisa selesai sesingkat umur kami," 
jawab tawon. "Untuk apa sarangmu harus diselesaikan cepat-cepat, toh kamu akan segera mati," elang menanggapi dengan cepat. "Maka, kamu pun tidak bisa menikmati sarang yang telah dibuat dengan susah payah,"
"Hahaha, tuan elang yang gagah dan berumur panjang, kasihan sekali caramu berpikir.Justru umur kami yang singkat inilah yang harus kami hargai dengan sungguh-sungguh. Kami memang makhluk kecil dan berumur pendek tetapi kami bangga dan bahagia karena bisa berarti bagi makhluk lain yaitu dengan memberi semua hasil kerja keras yang telah dilakukan seumur hidup kami. Itulah arti keberadaan kami," pungkas tawon kecil sambil terbang berlalu. 
Mendengar ucapan tawon kecil, si burung elang terdiam. Ia tidak mampu berkata-kata lagi dan bersombong diri. Ternyata di balik penampilan makhluk yang kecil dan berumur pendek, kehidupan mereka pun memiliki arti tersendiri. 
Seberapa pun panjang dan pendeknya sebuah kehidupan, itu adalah misteri alam dari Allah Yang Maha Kuasa. Sebagai manusia, kita tidak pernah tahu kapan waktu kita akan berakhir. Tetapi jika di setiap penggal waktu yang kita punya, kita punya dedikasi untuk melakukan yang terbaik serta mampu bertanggung jawab atas kehidupan kita sendiri, apalagi juga bermanfaat bagi orang lain, niscaya tiap tiap hari yang kita jalani adalah hari yangpenuh gairah , gembira, optimis, produktif, dan dinamis! 

Sumber : Abatasa
READ MORE - Kisah Elang dan Lebah

Hikmah Sujud



Firman Allah SWT yang artinya: - "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dengan ayat Kami adalah orang yang apabila diperingatkan dengan ayat-ayat Kami mereka menyungkur sujud dan bertasbih serta memuji Tuhan dan mereka tidak menyombongkan diri" (Surah As-Sajadah ayat 15).

Sujud bukan saja mendekatkan kita dengan Allah SWT tetapi dari sudut medis pun ada hikmahnya. Antara hikmah sujud menurut keterangan medis adalah: -

1. Memperbaiki ginjal yang keluar sedikit dari tempat asalnya.

2. Memperbaiki pundi peranakan yang jatuh.

3. Melegakan sakit hernia.

4. Mengurangi sakit senggugut ketika haid.

5. Melegakan bagian paru-paru dari ketegangan.

6. Mengurangi sakit pada apendiks atau limpa.

7. Meringankan bagian pelvis.

8. Menggerakkan otot bahu, dada, leher, perut, punggung ketika akan sujud.

9. Gerakan otot-otot ini menjadi lebih kuat dan elastis, secara otomatis memastikan kelancaran darah.

10. Bagi wanita gerakan otot ini membuat buah dadanya lebih baik dan mudah berfungsi untuk menyusui.

11. Gerakan bagian otot memudahkan wanita bersalin, organ peranakan mudah kembali ke tempat asal.

12. Mengurangi kegemukan.

13. Otak manusia (organ terpenting) menerima banyak pasokan darah dan oksigen.

14. Peringkat sujud paling baik untuk beristirahat dan keseimbangan lingkungan bagian belakang tubuh.

15. Memberi dorongan untuk mudah tidur.


Selain itu efek sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang bisa menghindari pusing dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekaligus menguatkan mentalitas kita (terutama ketika sujud waktu shalat Subuh).


KELEBIHAN SUJUD DALAM SHOLAT sesuai KAJIAN ILMU

shalat apabila kita mengetahui kelebihan setiap gerakan dalam shalat akan menjadikan shalat yang kita lakukan itu lebih bermakna.
misalnya sujud => jumlah sujud dalam sehari (5 waktu)

* Shalat 4 rakaat => 4 × 2 = 8 => kita ada 3 kali shalat 4 rakaat (dhuhur, ashar n Isha ') => 8 × 3 = 24 kali

* Sholat 3 rakaat => 3 × 2 = 6 => kita ada sekali shalat 3 rakaat (Maghrib) => 6 kali

* Shalat 2 rakaat => 2 × 2 = 4 => kita sekali shalat 2 rakaat (subuh) => 4 kali

* Total => 24 +6 +4 = 34 kali sujud sehari



Dalam satu penelitian ilmiah oleh seorang prof. (Bukan Islam) dalam bidang bialogi di salah sebuah universitas di US, dia menyatakan bahwa kondisi sujud bisa menyebabkan aliran darah ke otak secara menyeluruh.

Ia memungkinkan otak kita bekerja sesuai fitrah yang telah ditetapkan oleh Allah. (Setelah membuat penelitian ini prof. Tersebut telah memeluk Islam) ... amin

Dalam penelitian yang sama dia menyatakan tindakan kita melakukan sebanyak 34 kali sujud bisa meningkatkan daya ingat, menghapus kemungkinan penyakit gila sebelum usia 40thn dan penyakit nyanyok.

disalin dari: http://www.ehoza.com/v4/forum/religious-talk-muslim-section/43497-kelebihan-sujud.html

Dari segi medis, efek sujud yang lama akan menambahkan kekuatan aliran darah ke otak yang bisa menghindari pusing dan migrain, menyegarkan otak serta menajamkan akal fikiran sekaligus menguatkan mentalitas seseorang. Menurut penelitian, ada beberapa urat saraf di dalam otak manusia yang tidak dimasuki darah sedangkan setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal dan sempurna.

Disalin dari: http://aleasmktd08.blogspot.com/2009/02/hikmah-sujud.html
READ MORE - Hikmah Sujud

Kisah Seorang Guru dan Murid-muridnya

Seorang Guru Sekollah Dasar (SD) mengadakan "Permainan". Guru tersebut menyuruh tiap-tiap muridnya membawa 1 buah kantong plastik transparan yang berisi kentang.
Masing-masing kentang tersebut diberi tulisan nama berdasarkan nama orang yang paling dibenci oleh murid sehingga jumlah kentangnya tidak ditentukan, tergantung banyak/ jumlah orang-orang yang dibenci murid-murid SD tersebut.

Pada hari yang telah ditentukan, masing masing murid membawa kentang dalam kantong plastik. Ada yang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang lebih dari 7.

Sesuai petunjuk guru, tiap-tiap kentang telah diberi nama sesuai nama orang yang
dibenci. Selama 1 minggu murid-murid harus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana pun mereka pergi, walaupun ke toilet sekalipun.

Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai
mengeluh. Apalagi yang membawa 7 buah kentang, selain berat, baunya juga bikin muak. Setelah 1 minggu, murid- murid SD tersebut merasa lega karena penderitaan mereka akan segera berakhir.

Guru : "Bagaimana rasanya membawa kentang selama 1 minggu ?"

Keluarlah keluhan dari murid-murid SD tersebut. Mereka semua tidak merasa nyaman, muak dan mengeluh harus membawa kentang-kentang busuk tersebut kemanapun mereka pergi.

Gurupun menjelaskan apa arti dari "Permainan" yang mereka lakukan.

Guru : " Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawa apabila kita tidak bisa
memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkan membawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jika kita membawa kebencian itu seumur hidup ? Sungguh, alangkah tidak nyamannya....
Subhanallah, Semoga dengan kisah ini dapat memberikan pelajaran bagi kita untuk selalu memaafkan :)
READ MORE - Kisah Seorang Guru dan Murid-muridnya

Keajaiban Zikir Terhadap Otak



Firman Allah yang artinya: "(Yaitu) orang-orang yang beriman dan tenteram hati mereka dengan zikrullah, ketahuilah hanya dengan mengingat Allah itu, hati menjadi tenteram." (Ar-Ra'd, ayat 28)

Otak hanyalah aktivitas-aktivitas bio-elektrik yang melibatkan sekumpulan saraf yang dipertanggungjawabkan untuk melakukan tugas-tugas tertentu untuk memungkinkan ia bekerja dengan sempurna.

Setiap hari 14 juta saraf yang membentuk otak ini berinteraksi dengan 16 juta saraf tubuh yang lain.

Semua aktivitas yang kita lakukan dan pemahaman atau ilmu yang kita peroleh adalah natijah dari aliran interaksi bio-listrik yang tidak terbatas.

Oleh itu, apabila seorang itu berzikir dengan mengulangi kalimat-kalimat Allah, seperti Subhanallah, beberapa kawasan otak yang terlibat menjadi aktif.

Ini menyebabkan satu aliran bio-listrik di wilayah saraf otak tersebut.

Bila zikir disebut berulang-ulang kali, aktivitas saraf ini menjadi bertambah aktif dan turut menambah tenaga bio-listrik.

Lama-kelamaan kelompok saraf yang sangat aktif ini mempengaruhi kelompok saraf yang lain untuk turut sama aktif.

Dengan itu, otak menjadi aktif secara keseluruhan.

Otak mulai memahami hal baru, melihat dari sudut perspektif berbeda dan semakin kreatif dan kritis, sedang sebelum berzikir otak tidak begini.

Otak yang segar dan fit secara tidak langsung mempengaruhi hati untuk melakukan kebaikan dan menerima kebenaran.

Hasil penelitian laboratorium yang dilakukan terhadap subjek ini dimuat dalam majalah Scientific American, edisi Desember 1993.

Satu penelitian yang dilakukan di Universitas Washington dan tes ini dilakukan melalui tes pemindaian PET yang mengukur kadar aktivitas otak manusia secara tidak sadar.

Dalam penelitian ini, sukarelawan diberikan satu daftar kata benda.

Mereka diharuskan membaca setiap kata tersebut satu persatu dan menghubungkan kata-kata dengan kata kerja yang terkait.

Ketika sukarelawan melakukan tugas mereka, beberapa bagian berbeda otak menunjukkan peningkatan aktivitas saraf, termasuk di bagian depan otak dan korteks.

Menariknya, apabila sukarelawan ini mengulangi daftar kata yang sama berulang-ulang kali, aktivitas saraf otak merebak pada kawasan lain dan mengaktifkan kawasan saraf lain.

Ketika daftar kata baru diberikan kepada mereka, aktivitas saraf kembali meningkat di daerah pertama.

Ini sekaligus membuktikan secara ilmiah bahwa kata yang diulang-ulang seperti perbuatan berzikir, terbukti meningkatkan kebugaran otak dan menambah kemampuannya.

Subhanallah, "maka nikmat tuhanmu maakah yang kamu dustakan ?"

Sumber : ILuvIslam
READ MORE - Keajaiban Zikir Terhadap Otak