Showing posts with label Bumiku. Show all posts
Showing posts with label Bumiku. Show all posts

Proses Terbentuknya Hujan Asam

Dampak dari pesatnya kemajuan zaman adalah majunya penemuan yang dilakukan manusia saat ini. Kemajuan tersebut dapat dilihat dengan banyaknya industri-industri modern yang berkembang diseluruh dunia serta penggunaan alat transportasi secara besar-besaran. Konsekuensi dari kemajuan tersebut adalah besarnya zat pencemar atau polutan yang tersebar di udara. Zat-zat polutan di udara ini tentu akan berpengaruh terhadap proses-proses fisik dan kimia yang terjadi di udara. Salah satu dampaknya ialah dengan terjadinya hujan asam.
Hujan asam pertama kali digunakan Robert Angus Smith pada tahun 1972. Ia menguraikan tentang keadaan di Manchester, sebuah kawasan industri di bagian utara Inggris. Hujan asam ini pada dasarnya merupakan bagian dari peristiwa terjadinya deposisi asam.

Pengertian Asam dan Basa
Secara mudah hujan asam dapat diartikan turunnya asam dari atmosfer ke bumi. Hujan disini tidak selalu diartikan dengan kondisi air atau basah, karena hujan asam dapat terjadi pada kondisi kering dan kondisi basah yang kemudian dikenal dengan deposisi (penurunan/pengendapan) asam.

Untuk dapat mengukur keasaman hujan asam digunakan pH meter. Air murni menunjukkan pH 7,0, air asam memiliki pH kurang dari 7 (dari 0-7), dan air basa menunjukkan ph lebih dari 7 (dari 7-14). Air hujan normal memang agak asam, pH sekitar 5,6 karena karbon dioksida (CO2) dan air bereaksi membentuk carbonic acid (asam lemah). Jika air hujan memiliki pH dibawah 5,6 maka dianggap sudah tercemari oleh gas mengandung asam di atmosfer. Hujan dikatakan hujan asam jika telah memiliki pH dibawah 5,0. Makin rendah pH air hujan tersebut, makin berat dampaknya bagi mahluk hidup.


Sumber Deposisi Asam
Tanpa kita sadari dalam kehidupan sehari-hari aktifitas kita turut andil menyumbang terjadinya hujan asam di atmosfer udara kita. Selain penggunaan alat transportasi yang berlebihan, membakar sampah pun dapat memberikan kontribusi yang besar terhadap proses deposisi asam disekitar kita.


Dampak dari terjadinya deposisi asam tersebut dapat kita lihat pada rusaknya kondisi berbagai benda disekitar kita, antara lain keroposnya besi atau rusaknya strukur bangunan.

Sumber Deposisi Asam - Sumber Bahan Pencemar
Deposisi asam merupakan kondisi dimana udara diatas kita mengandung senyawa asam yang biasanya berupa asam sulfat (H2SO4) dan asam nitrat (NHO3). Asam sulfat berasal dari gas SO2 dan asam nitrat terutama dari gas NOx yang melalui proses fisik dan kimia di udara membentuk keasaman. Sumber zat SO2 dan Nox itu sendiri dapat berasal dari alam dan dapat juga karena aktifitas manusia.
Berikut ini adalah berbagai aktifitas manusia yang turut andil dalam proses terbentuknya polutan (zat) pencemar pada proses deposisi asam :


Pembangkit Listrik dengan Batubara sebagai Pemasok SO2
Kendaraan Bermotor sebagai
pemasok zat NOx

Sumber Deposisi Asam - Bahaya Pencemaran Asam
Deposisi asam dapat terdiri dari 2 jenis yaitu deposisi kering dan basah. Deposisi kering adalah peristiwa terkenanya benda dan molekul hidup oleh asam yang ada dalam udara. Daerah yang mengalami deposisi kering biasanya mempunyai ciri lalu lintas yang padat serta udara yang tercemar dari pabrik.

Sedangkan deposisi basah terjadi apabila asam di dalam udara larut ke dalam butir-butir air di awan, jika kemudian turun hujan dari awan itu, air hujannya akan bersifat asam.
Kedua deposisi tersebut pada ambang batas tertentu menjadi sebuah ancaman bagi makhluk hidup antara lain :

  1. Merusak tanaman
  2. Gangguan pada sistem pernapasan
  3. Iritasi pada kulit
  4. Gangguan saraf
  5. Merusak logam
  6. Merusak bangunan (tembok, batuan)

Proses Deposisi Asam
Zat utama penyusun terjadinya deposisi asam adalah SO2 dan NOx, dialam keduanya dihasilkan oleh dua hal, yaitu aktifitas alam dan manusia. Sekitar 50% SO2 yang ada didalam atmosfer adalah alamiah, antara lain dari letusan gunung berapi dan kebakaran hutan yang alamiah. Sedangkan yang 50% lagi adalah antropogenik, yaitu berasal dari aktivitas manusia, terutama dari pembakaran bahan-bahan fosil (BBF) dan peleburan logam. Demikian juga halnya dengan NOx, dimana pasokannya 50 % secara alamiah dan 50 % dari aktifitas manusia.

Setelah berada di udara SO2 dan NOx akan terjadi reaksi yang akhirnya menghasilkan asam yang kuat, dimana pada ambang batas tertentu akan merugikan bagi makhluk hidup di bumi.

Proses terbentuknya hujan asam

Pada skema diatas tampak, bahwa sumber utama deposisi asam dihasilkan dari aktifitas alam serta manusia. Dari jenisnya terbagi menjadi deposisi kering dan basah.
Deposisi kering :
Biasanya terjadi pada daerah yang dekat dengan sumber pencemaran, dimana partikel-partikel pencemar tersebut melekat pada benda-benda disekitarnya (daerah perkotaan yang lalulintasnya padat atau daerah yang dekat dengan daerah industri)
Deposisi basah :
Partikel-partikel pencemar yang ada di udara ikut luruh bersamaan dengan turunnya air hujan, dan bersifat merusak pada ambang tertentu jika mengenai benda-benda di alam.
Pencegahan Deposisi Asam
Menurut penelitian dari program PBB, Jakarta menempati urutan ketiga sebagai kota tercemar setelah Mexico City dan Bangkok. Sedangkan menurut penelitian lain pada sebuah badan konsultasi resiko ekonomi dan politik, Indonesia menempati uruan kelima sebagai negara tercemar setelah India, Cina, Vietnam dan Philipina. Deposisi asam sebagai sebagai sebagai salah satu bentuk pencemaran yang berbahaya, sudah saatnya kita harus mulai berperilaku bijak terhadap alam lingkungan sekitar kita.

Selain itu ada berbagai cara untuk dapat mencegah terjadinya kerusakan lingkungan akibat deposisi asam, antara lain :
  1. mengurangi emisi gas buang (penggunaan pengubah katalik/catalyc converter)
  2. memperbanyak taman kota
  3. menata kembali kawasan industri



Penutup
Kualitas lingkungan disekitar kita dapat mengalami penurunan akibat faktor alam dan aktifitas manusia. Permasalahan penurunan kualitas lingkungan udara timbul akibat pertambahan penduduk serta perkembangan ilmu dan teknologi, dimana aktivitas dan mobilitas manusia bertambah. Sebagai contoh, makin bertambah penduduk berarti semua kebutuhan bertambah, sehingga produk sampingannya bertambah pula.

Deposisi asam yang menyebabkan terjadinya hujan asam dan bersifat merusak merupakan salah satu produk samping dari aktifitas manusia yang berlebihan. Kerugian dan kerusakannya sangat bervariasai mulai dari rusaknya lingkungan disekitar kita hingga menyebabkan penyakit yang sangat mematikan.

Ekosistem di alam sekitar kita saling berkait dan saling ada timbal balik didalamnya (ekologi), dengan rusaknya salah satu mata rantai dari ekosistem, dengan sendirinya alam akan mengalami kerusakan juga.

Sekarang saatnya kita jaga alam dan lingkungan kita untuk anak cucu kita kelak.
READ MORE - Proses Terbentuknya Hujan Asam

Lonely Tree, Pohon-pohon yang Kesepian

Pernahkah kalian membayangkan kalian hidup sendirian tanpa ada orang lain yang menemani? Rasanya pasti sangat kesepian dan membosankan. Mungkin itu juga yang dirasakakan oleh para Lonely Tree, sebutan untuk pohon yang hidup sendiri dalam area tertentu tanpa ada tumbuhan lain yang serupa.














Sumber :
sekedar-tahu.blogspot.com
READ MORE - Lonely Tree, Pohon-pohon yang Kesepian

Cinta Alam Kewajiban Manusia Beriman



Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu Mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, Padahal kamu mengetahui.
Semakin berkembangnya jaman dan teknologi, lingkungan adalah salah satu yang mengalami dampak buruk. Eksploitasi dilakukan secara besar-besaran, dengan tanpa memperhatikan efeknya terhadap lingkungan. Banyak hutan yang ditebangi, lalu diganti hutan-hutan beton yang menjulang tinggi. Setelah itu daerah sekitar hutan tidak mempunyai peresapan air yang cukup, dan akhirnya bencana tanah longsor dan banjir pun datang, ketika musim hujan tiba.

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الأرْضَ فِرَاشًا وَالسَّمَاءَ بِنَاءً وَأَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً فَأَخْرَجَ بِهِ مِنَ الثَّمَرَاتِ رِزْقًا لَكُمْ فَلا تَجْعَلُوا لِلَّهِ أَنْدَادًا وَأَنْتُمْ تَعْلَمُونَ

Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu Mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, Padahal kamu mengetahui. (QS.2:22)

Hal itulah yang sekiranya terjadi di era globalisai seperti saat ini. Di tengah sibuknya kegiatan manusia untuk memenuhi kebutuhanya, banyak hutan dan lingkungan lainnya yang menjadi korban dari tangan-tangan manusia. Sungguh ironis memang, banyak warga di perkotaan yang memelihara tanaman yang harganya sangat mahal, bahkan perawatannya pun juga membutuhkan dana yang tidak sedikit.
Sebagai salah satu hobi mereka, atau sekedar mengisi waktu luangnya. Seandainya mereka mau mengalihkan uang yang mereka punya untuk membiayai konservasi , tentu akan sangat berguna sekali. Sebagai orang yang bijak, sudah sepantasnya kita bisa merasakan fenomena yang sedang terjadi ini. Hujan yang turun tidak menentu, banjir terjadi dimana-mana, kebakaran hutan, longsor, hingga wabah ulat bulu yang muncul hingga jutaan disekitar lingkungan hunian manusia... apa yang sebenarnya yang telah terjadi?

Disetiap terjadi bencana yang menimbulkan banyak korban, dan berbagai kerusakan  selalu kita mengatakan "SABAR YA.... INI KEHENDAK ALLAH TUHAN YANG MAHA ESA" atau "INI ADALAH PROSES ALAMI, HARAP MAKLUM..", 

yang seolah olah semua kejadian selalu Allah lah pangkal penyebabnya, dan  seolah olah Allah telah bertindak sewenang wenang dan telah berbuat sekehendak Nya sendiri, sehingga kita berkata demikian, karena memang kita sebagai manusia  ciptaan Allah yang sangat lemah, sudah seharusnya dan sepantasnya berkata  demikian, tapi benarkah, kerusakan dan kehancuran yang kita alami, kita hadapi  dan kita rasakan, benar benar hanya Allah sumber penyebabnya, mari kita sedikit  merenung dengan firman Allah SWT, dalam QS. Ar-Rum (30) ayat 41:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ

Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar).

Dari ayat diatas, dijelaskan bahwa kerusakan yang terjadi dimuka bumi ini bukan semata-mata karena Allah swt. Tapi karena ulah tangan manusia sendiri. Dan sahabat, tahukah bahwa manusia juga bukan hanya telah merusak/tidak peduli terhadap lingkungan sekitar yang telah memenuhi kebutuhan manusia, tapi juga telah merusak dirinya sendiri. Seperti rusaknya moral, politik, pendidikan, ekonomi, dan lain sebagainya itu semua atas perbuatan manusia sendiri, sadarkah dengan berbuat tidak jujur, berkorupsi, menyontek, berdagang dengan kayu-kayu illegal, hewan yang dilindungi kita semua telah tidak peduli terhadap masa depan sendiri, dan telah berhasil mempedulikan hasrat syetan.. hingga akhirnya semuanya kembali kepada diri kita sendiri?


Allah SWT, mengingatkan kepada kita dengan berbagai musibah agar kita sadar dan hanya menempatkan Allah SWT sebagai, Pemilik, Pemimpin, dan Maha Raja yang  tidak ada bandingan dan tidak sebanding dengan apapun serta kita dianjurkan  mengikuti petunjuk dan langkah Rasul Rasul utusan Allah serta menjauhi dan menempatkan setan Laknatulloh sebagai musuh, agar kita diakhirat nanti tidak merasakan azab Nya Allah yang sangat pedih, sebagai mana firman Allah dalam QS. An-Nahl (16) ayat 63.

تَاللَّهِ لَقَدْ أَرْسَلْنَا إِلَى أُمَمٍ مِنْ قَبْلِكَ فَزَيَّنَ لَهُمُ الشَّيْطَانُ أَعْمَالَهُمْ فَهُوَ وَلِيُّهُمُ الْيَوْمَ وَلَهُمْ عَذَابٌ

Demi Allah, Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami kepada umat-umat sebelum kamu, tetapi syaitan menjadikan umat-umat itu memandang baik perbuatan mereka (yang buruk), Maka syaitan menjadi pemimpin mereka di hari itu dan bagi mereka azab yang sangat pedih.


Untuk itu, marilah mulai saat ini, sekarang juga kita harus peduli terhadap lingkungan disekitar kita, jika telah banyak yang kita dapatkan dari lingkungan sekitar kita, maka kita juga harus menjaga agar lingkungan kita tetap terjaga dengan baik. Jangan hanya ingin mengambil buahnya saja lantas kita tidak mau menyiramnya, begitu pula dengan diri kita sendiri jangan biarkan diri kita ini rusak karena kita sendiri, jika kita menikmati sehatnya tubuh maka kita harus mau menjaga kondisi tubuh dengan baik dan jika ingin menjadi manusia yang berkualitas dihadapan Allah maka, rawat dan pedulikan diri kita terhadap sesuatu yang baik. Fungsikan semua sensor kebaikan yang ada dalam diri kita untuk alam, lingkungan, diri dan keluarga kita, agar kita menjadi manusia yang sehat, berkualitas dan indah dihadapan Allah swt. Ingatlah, Islam datang itu Rahmatallil'alamin untuk semua yang ada di dunia tidak hanya manusia saja.

وَ مَآ اَرْسَلْنكَ اِلاَّ رَحْمَةً لّلْعَالَمِيْنَ

Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam. [QS. Al-Anbiyaa' : 107]


--irM@--
Percikaniman.org
READ MORE - Cinta Alam Kewajiban Manusia Beriman

Perubahan Iklim Geser Pohon ke Kutub Utara

Perubahan iklim kini menjadi salah satu musuh utama benua Artik. Bagaimana tidak, kondisi yang tercipta akibat pencemaran lingkungan ini berpotensi menganggu ekosistem yang ada di sana.

Diperkirakan,pada tahun 2100 nanti, pepohonan akan menyebar sejauh 500 km ke utara benua yang diselimuti es abadi tersebut.


http://media.vivanews.com/thumbs2/2011/05/14/111038_pepohonan-di-kawasan-arktika_300_225.jpg

Situasi ini akan membuat es yang berada di lautan Artika mudah mencair. Selanjutnya, perubahan struktur tanah yang terjadi akan menarik spesies-spesies pepohonan lain dari Selatan seperti pohon pinus, atau hewan seperti rubah bergerak menuju Utara.

"Perubahan seperti ini terjadi lebih cepat dari yang kami antisipasi sepuluh tahun lalu," kata Aevar Petersen, ketua Konservasi Flora dan Fauna Artik (CAFF), seperti dikutip dari Scientific American, 14 Mei 2011.

"Mulai saat ini hingga 2100 mendatang, para Ilmuwan memperkirakan pepohonan akan bergerak hingga 500 km ke Utara benua Antartika," lanjut Petersen.

Bila hal ini terjadi, Petersen menegaskan, maka setengah tundra (padang es di kutub) yang tersebar dari Siberia hingga Kanada akan menghilang.

Menurut Peterson, di beberapa tempat, semak pohon pinus dari Selatan telah mengambil alih posisi rumput, lumut, dan lumut tundra. "Pepohonan menyebar ke arah Utara dengan cepat," beber Peterson.

Sebagai informasi, CAFF didukung oleh Dewan Antartika yang terdiri dari Amerika Serikat, Rusia, Kanada, dan lima negara Nordic. Saat ini, menteri luar negeri negara-negara tersebut telah setuju untuk meningkatkan kerjasama regional untuk mengantisipasi situasi ini.

Ahli lainnya mengatakan, perusahan-perusahaan kayu seperti Stora ENSO atau Abiti tidak akan diuntungkan oleh perubahan iklim ini. Pasalnya, kondisi areal tumbuhan yang baik juga berpotensi mendatangkan hama yang banyak hingga kebakaran hutan.

Pemanasan yang terjadi di Artika memang dua kali lebih cepat dibanding pemanasan dunia. Ini disebabkan karena tereksposnya tanah akibat pencairan es atau air yang berwarna gelap akan menyerap lebih banyak panas matahari.

"Jika es mencair, kami mengkhawatirkan kondisi beruang kutub," kata Petersen. "Benar-benar tidak ada tempat untuk pindah," lanjutnya. "Sebuah laporan internasional pekan lalu memproyeksikan bahwa Artika kehilangan lapisan es pada 30 sampai 40 tahun mendatang."

Sumber :
teknologi.vivanews.com
READ MORE - Perubahan Iklim Geser Pohon ke Kutub Utara

Tempat - Tempat didunia yang Mungkin Lebih Dahulu Lenyap Akibat Cuaca Ekstrim

Perubahan iklim yang ekstrim dapat mengakibatkan hilangnya ciri dari sebuah daratan. Entah itu naiknya permukaan laut, penggurunan, angin musim yang deras, gletser meleleh atau pengasaman laut, perubahan iklim dengan cepat akan mengubah daratan planet kita.

Kita mungkin akan menjadi salah satu generasi terakhir yang dapat melihat dan mengenali 10 tempat di bawah ini yang kemungkinan akan lenyap terlebih dahulu apabila terjadi perubahan iklim yang ekstrim.


1. Taman Nasional Glacier


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhag9RO724_X_jd8NcgRgCBKiVp4Wdj2DC1B0S7VhMalsJhZqgpseh26ISc2EAuCowDeaM6tKDQ0kz1DFrCpIDQGz_8we5v53ylGi_JrtyJ-mP7I-j6Mx16h2O1JM1BlAxStPmPrmoP5FQy/s1600/glacier_national_park1.jpg

Lebih dari 100 tahun yang lalu, ada sebanyak 150 gletser bertebaran di seluruh Glacier National Park. Pada tahun 2005, hanya tinggal 27 dan diperkirakan mereka juga akan menghilang pada tahun 2030, atau bahkan sebelum itu.

Banyak dari spesies tanaman dan hewan yang membutuhkan air dingin, yang berarti ekosistem taman dapat berubah secara dramatis ketika gletser hilang.



2. Venesia, Italia


Venesia pernah mengalami banjir parah pada bulan November 2009, ketika tingkat air mencapai 131 cm. Venesia telah lama tenggelam, tapi naiknya permukaan air laut telah membuat situasi lebih mengerikan.

Frekuensi banjir meningkat setiap tahun, meninggalkan banyak pertanyaan berapa lama lagi Venice bisa tinggal di atas air.



3. Great Barrier Reef


Great barrier reef dapat dilihat dari angkasa, tapi muilai menghilang secara bertahap seiring perubahan iklim. Meningkatnya suhu lautan, pencemaran air, pengasaman laut dan badai terus merusak terumbu dan telah menyebabkan pemutihan karang massa.



4. Sahara Afrika


Sahara di Afrika semakin bertambah luas dengan perluasan 0,5 kilometer per bulan. Gurun ini sudah menjadi terbesar di dunia, dan masih bisa meluas lagi kesemua Afrika Utara, mengubah lingkungan benua afrika.



5. Maladewa


Maladewa adalah negara terendah di dunia, dengan ketinggian rata-rata hanya 1,5 meter (4 kaki, 11 inci) di atas permukaan laut. Jika permukaan air laut naik terlalu banyak, negara itu bisa mendapatkan sebuah gelar yang tidak diinginkan, "Negara pertama yang ditelan oleh laut karena pemanasan global."



6. Patagonia


Sebuah keindahan yang tak tersentuh, Patagonia, Amerika Selatan bisa secara dramatis diubah oleh perubahan iklim.

Banyak dinding gletser yang gugur karena meningkatnya suhu dan curah hujan menurun. Meskipun tanah ini tidak akan hilang sepenuhnya, namun pemandangan yang ada akan sangat berbeda jika pemanasan global terus berlanjut.



7. Bangladesh


Terletak di Sungai Gangga-Brahmaputra dataran rendah Delta, Bangladesh berada pusat di badai yang sempurna pada kondisi klimaks. Sekitar 50 persen dari luas wilayahnya akan banjir jika permukaan laut naik 1 meter.

Bencana alam, seperti banjir, siklon tropis, tornado dan pasang surut terjadi di sini hampir setiap tahun sehingga meninggalkan kehancuran yang tragis.



8. Alaska tundra


Pemanasan global memanaskan Arktik dua kali lebih cepat dari seluruh wilayah di dunia, yang berarti Alaska tundra utara yang indah bisa menghilang sepenuhnya bila suhu terus meningkat.

Apabila Alaska tundra mencair, tidak hanya mengubah secara drastis ekosistem, tetapi juga melepaskan karbon tambahan dan ironisnya dapat mempercepat pemanasan global.



9. Australia Selatan



Sama seperti Sahara di Afrika, penggurunan mengancam Australia Selatan. Di seluruh wilayah, pasokan air segar cepat mengering.

Sementara itu, dataran kering meningkatkan terjadinya kebakaran hutan, mengancam pertanian, satwa liar dan ratusan rumah di Australia.



10. Alpen


Alpen Eropa berada di ketinggian lebih rendah dari Rocky Mountains, dan gletser serta resor ski nya lebih rentan terhadap dampak dari pemanasan global. Gletser yang terkenal ini diperkirakan akan menghilang pada tahun 2050.
READ MORE - Tempat - Tempat didunia yang Mungkin Lebih Dahulu Lenyap Akibat Cuaca Ekstrim

Wow, Ilmuwan Memprediksi Manusia Masa Depan Bisa Bernafas Dalam Air

Masih ingat cerita manusia ikan? Masa depan, kemampuan bernafas di air mungkin bisa dinikmati manusia. Ilmuwan berhasil menemukan cara ajaib dengan penggabungan DNA.

Dalam penelitian pada hewan salamander, ilmuwan menemukan fakta bahwa tumbuhan alga yang memproduksi oksigen terikat dengan telur salamander dan tidak terpisahkan.


http://static.inilah.com/data/berita/foto/1400072.jpg

Ini terlihat dari keberadaan DNA alga pada embrio salamander. Dengan mempelajari mekanisme itu lebih lanjut, ilmuwan berharap temukan proses yang sama dan dapat diterapkan pada manusia untuk bertahan hidup di bawah air.

Peneliti dari Dalhousie University di Halifax, Kanada, menemukan bahwa DNA manusia pada dasarnya dapat dikemas dengan ribuan virus yang diserap sejak manusia lahir.

Ilmuwan menganalogikan teori ini pada salamander karena alga sering terjebak dalam embrio mereka. Alga ternyata tidak melepaskan salamander meski tumbuhan itu terus berkembang.

Penemuan ini menjadi dokumentasi pertama bagaimana tanaman hidup dengan bersimbiosis pada vertebrata. Ilmuwan mengklaim penemuan tersebut menunjukkan alga bisa menjadi sumber oksigen bagi organisme lain, termasuk manusia.

“Alga di dalam kapsul telur menyediakan oksigen kepada embrio dan alga mendapatkan limbah dari embrio berupa nitrogen yang dibutuhkan alga untuk tumbuh,” ujar pemimpin studi Dr. Ryan Kerney.

"Kami juga menemukan DNA alga pada organ reproduksi salamander dewasa sehinga ada kemungkinan ini menyerap pada salamander," ujar studi yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences.

Sumber :
teknologi.inilah.com
READ MORE - Wow, Ilmuwan Memprediksi Manusia Masa Depan Bisa Bernafas Dalam Air

7 Keajaiban Dunia Kuno dan Modern ( 7 Wonders of the World )



7 Keajaiban Dunia Kuno


1. Colossus Rodos

Colossus Rodos adalah patung Helios, yang terletak di pulau Rodos, Yunani, dibuat oleh Chares dari Lindos antara 292 dan 280 SM. Patung ini dianggap sebagai 7 keajaiban dunia kuno. Sebelum kehancurannya, patung ini berdiri lebih dari 30 meter, membuatnya sebagai patung tertinggi dalam dunia kuna. Colossus Rodos memiliki tinggi yang hampir sama dengan Patung Liberty.
7 Keajaiban Dunia Kuno




2. Taman Gantung Babilonia
Taman Gantung Babilonia adalah salah satu di antara tujuh keajaiban dunia kuno. Taman ini dibangun oleh Nebukadnezar II sekitar tahun 600 SM sebagai hadiah untuk istrinya, Amyitis. Lokasi taman ini sekarang berada di negara Irak.
7 Keajaiban Dunia Kuno

3. Mausoleum Maussollos
Mausoleum Maussollos atau Mausoleum Halicarnassus, adalah makam yang dibangun antara 353 dan 350 SM di Halicarnassus (Bodrum, Turki kini) untuk Mausolus, satrap kekaisaran Persia dan Artemisia II dari Caria, istrinya. Struktur ini didesain oleh arsitek Yunani, Satyrus dan Pythius.[1][2] Mausoleum ini memiliki tinggi sekitar 45 meter.

7 Keajaiban Dunia Kuno

4. Mercusuar Iskandariah
Mercusuar Iskandariah atau Pharos Alexandria (dari bahasa Yunani o Φάρος της Αλεξάνδρειας) adalah sebuah mercusuar yang dibangun pada abad ke-3 SM di pulau Pharos berdekatan dengan kota Iskandariah kuna, Mesir Kuno. Ketinggiannya diperkirakan melebihi 115 meter dan merupakan antara struktur tertinggi ciptaan manusia selama beratus-ratus tahun. Antipater dari Sidon telah menyenaraikannya dalam senarai Tujuh Keajaiban Dunianya.

7 Keajaiban Dunia Kuno

5. Piramida Agung Giza
Piramida Agung Giza adalah piramida tertua dan terbesar dari tiga piramida yang ada di Nekropolis Giza dan merupakan satu-satunya bangunan yang masih menjadi bagian dari Tujuh Keajaiban Dunia. Dipercaya bahwa piramida ini dibangun sebagai makam untuk firaun dinasti keempat Mesir, Khufu (Χεωψ, Cheops) dan dibangun selama lebih dari 20 tahun dan diperkirakan berlangsung pada sekitar tahun 2560 SM.[1] . Piramida ini terkadang disebut sebagai Piramida Khufu

7 Keajaiban Dunia Kuno

6. Patung Zeus
Patung Zeus di Olympia adalah salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno. Patung ini dibuat oleh skulptor terkenal, Phidias (abad ke-5 SM) kira-kira tahun 432 SM di Olympia, Yunani. Patung yang terduduk, yang memiliki tinggi sekitar 12 meter, mengisi seluruh Kuil Zeus yang dibangun sebagai rumah patung ini. Penyebab kehancuran patung ini hingga kini masih diperdebatkan.

7 Keajaiban Dunia Kuno

7. Kuil Artemis

Kuil Artemis adalah kuil Yunani yang didirikan untuk Artemis, sekitar 550 SM di Efesus dibawah dinasti Achaemenid dari kekaisaran Persia. Kuil ini merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia kuno. Kini, kuil ini telah hancur.

7 Keajaiban Dunia Kuno


7 Keajaiban Dunia Modern

1. The Pyramid at Chichén Itzá (before 800 A.D.) Yucatan Peninsula, Mexico

Chichén Itzá, adalah kuil suku Mayan yang paling terkenal, yang digunakan oleh suku Mayan pada saat itu sebagai pusat kegiatan politik dan ekonomi. Variasi bangunannya yang sangat beragam seperti piramida Kukulkan, Kuil Chac Mool, Aula dengan ribuan pilar raksasa masih dapat kita lihat hingga hari ini. Piramida ini dikatakan sebagai piramida terakhir dan yang terbesar dari semua kuil-kuil suku Mayan.


2. Christ Redeemer (1931) Rio de Janeiro, Brazil

Patung Yesus ini memiliki tinggi sekitar 38 meter, berdiri di puncak gunung Corcovado menghadap Rio de Janeiro. Didesain oleh Heitor da Silva Costa seorang Brazilian, dan dibuat oleh pemahat berkebangsaan Perancis Paul Landowski. ini adalah salah satu monumen yang paling terkenal di dunia. Patung ini butuh waktu lima tahun untuk dibangun dan diresmikan pada 12 Oktober 1931. Patung ini telah menjadi simbol kota dan kehangatan dari orang-orang Brasil, yang menerima tamu dengan tangan terbuka.


3. The Roman Colosseum (70 – 82 A.D.) Rome, Italy

Arena raksasa ini berada di tengah pusat kota Roma, dibangun untuk merayakan kemuliaan Kekaisaran Romawi. Konsep desain masih dipakai hingga hari ini, dan hampir setiap stadion olahraga modern sekitar 2.000 tahun kemudian masih mengikuti jejak desain stadium. Hari ini, melalui film dan buku-buku sejarah, kita bahkan lebih sadar akan kejam perkelahian dan permainan yang berlangsung di arena ini, yang semuanya itu hanya untuk kegembiraan penonton.


4. The Taj Mahal (1630 A.D.) Agra, India

Makam yang sangat luas ini dibangun atas perintah Shah Jahan, kaisar Mogul Muslim yang kelima, untuk mengenang istrinya tercinta. Terbuat dari marmer putih dan dikelilingi taman-taman yang indah. Taj Mahal dianggap sebagai permata seni Islam yang paling sempurna di India. Konon sang kaisar sendiri akhirnya dipenjara dan hanya bisa melihat Taj Mahal dari jendela kecil di sel tahanannya.


5. The Great Wall of China (220 B.C and 1368 – 1644 A.D.) China

Tembok Besar Cina dibangun untuk menghubungkan benteng-benteng yang ada ke dalam satu kesatuan sistem pertahanan dan agar lebih mudah untuk terus menyerang suku-suku Mongol keluar dari Cina. Ini adalah buatan manusia terbesar yang pernah ada, monumen ini telah dibangun dan masih menjadi perdebatan bahwa monumen ini adalah satu-satunya monumen yang tampak dari luar ruang angkasa. Banyak ribuan orang yang meninggal untuk membangun konstruksi kolosal ini.


6. Petra (9 B.C. – 40 A.D.), Jordan

Di tepi gurun pasir Arab, Petra merupakan ibukota kerajaan Nabataean dengan rajanya adalah Aretas ke-IV (9 SM hingga 40 Masehi). Teknologi air yang sangat tinggi, tersedia di Nabataeans, kota ini dibangun dengan konstruksi terowongan besar dan bak-bak air raksasa. Dalam bangunan ini terdapat sebuah teater, model Yunani-Romawi yang memiliki ruang untuk 4000 orang penonton. Hari ini, Istana Makam Petra, dengan tinggai 42 meter adalah contoh kebudayaan Timur Tengah yang menakjubkan.


7. Machu Picchu (1460-1470), Peru

Pada abad ke-15, Kaisar Inka Pachacútec membangun sebuah kota di awan di atas gunung yang dikenal sebagai Machu Picchu (“gunung tua”). Bangunan yang luar biasa ini terletak di tengah Andes Plateau, jauh di hutan Amazon dan di atas Sungai Urubamba. Bangunan ini mungkin ditinggalkan oleh suku Inca karena wabah cacar dan, setelah Spanyol menaklukkan Kekaisaran Inka, kota ini tetap ‘hilang’ selama lebih dari tiga abad. Ditemukan kembali oleh Hiram Bingham pada tahun 1911.





READ MORE - 7 Keajaiban Dunia Kuno dan Modern ( 7 Wonders of the World )

Mengenal Jenis-Jenis Penangkap Ikan, Khas Dari Indonesia

1. Pukat Udang


Pukat udang atau biasa juga disebut pukat harimau adalah jaring yang berbentuk kantong yang ditarik oleh satu atau dua kapal, bisa melalui samping atau belakang. Alat ini merupakan alat yang efektif namun tidak selektif sehingga dapat merusak semua yang dilewatinya.

Oleh karena itu kecenderungan alat tangkap ini dapat menjurus ke alat tangkap yang destruktif. Aturan-aturan yang diberlakukan pada pengoperasian alat ini relatif sudah memadai, namun pada prakteknya sering kali dijumpai penyimpangan-penyimpangan yang pada akhirnya dapat merugikan semua pihak.

Tujuan utama pukat udang adalah untuk menangkap udang dan juga ikan perairan dasar (demersal fish).



2. Pukat Kantong


Pukat kantong adalah jenis jaring penangkap ikan berbentuk kerucut yang terdiri dari kantong (bag), badan (body), dua lembar sayap (wing) yang dipasang pada kedua sisi mulut jaring, dan tali penarik (warp).

Alat ini tergolong tradisional, tidak merusak lingkungan, dan ukurannya relatif kecil. Pukat kantong terdiri atas payang, dogol, dan pukat pantai.



3. Pukat Cincin (purse seine)


Pukat cincin adalah jaring yang berbentuk empat persegi panjang, dilengkapi tali kerut yang bercincin yang diikatkan pada bagian bawah jaring sehingga membentuk kerut dan seperti mangkuk.

Alat penangkap ini ditujukan untuk menangkap gerombolan ikan permukaan (pelagic fish). Alat tangkap ini tergolong efektif terhadap target spesies dan kecenderungan tidak destruktif.



4. Jaring Insang

[New+Picture+(9).bmp]

Jaring insang adalah jaring berbentuk empat persegi panjang, mata jaring berukuran sama dilengkapi dengan pelampung pada bagian atas dan pemberat pada bagian bawah jaring.

Dioperasikan dengan tujuan menghadang gerombolan ikan oleh nelayan secara pasif dengan ukuran mesh size. Alat penangkap ini terdiri dari tingting (piece) dengan ukuran mata jaring, panjang, dan lebar yang bervariasi.

Dalam operasi biasanya terdiri dari beberapa tinting jaring yang digabung menjadi satu unit jaring yang panjang, dioperasikan dengan dihanyutkan, dipasang secara menetap pada suatu perairan dengan cara dilingkarkan atau menyapu dasar perairan.

Contohnya jaring insang hanyut (drift gillnet), jaring insang tetap (set gillnet), jaring insang lingkar (encircling gillnet), jaring insang klitik (shrimp gillnet), dan trammel net.



5. Jaring Angkat


Jaring angkat adalah suatu alat pengkapan yang cara pengoperasiannya dilakukan dengan menurunkan dan mengangkatnya secara vertikal.

Alat ini terbuat dari nilon yang menyerupai kelambu, ukuran mata jaringnya relatif kecil yaitu 0,5 cm. Bentuk alat ini menyerupai kotak, dalam pengoperasiannya dapat menggunakan lampu atau umpan sebagai daya tarik ikan.

Jaring ini dioperasikan dari perahu, rakit, bangunan tetap atau dengan tangan manusia. Alat tangkap ini memiliki ukuran mesh size yang sangat kecil dan efektif untuk menangkap jenis ikan pelagis kecil.

Kecenderungan jaring angkat bersifat destruktif dan tidak selektif. Contoh jaring angkat adalah bagan perahu atau rakit (boat / raft lift net), bagan tancap (bamboo platform lift net), dan serok (scoop net).



6. Mata Pancing


Pancing adalah salah satu alat penangkap yang terdiri dari dua komponen utama, yaitu : tali (line) dan mata pancing (hook). Jumlah mata pancing berbeda-beda, yaitu mata pancing tunggal, ganda, bahkan sampai ribuan.

Prinsip alat tangkap ini merangsang ikan dengan umpan alam atau buatan yang dikaitkan pada mata pancingnya.

Alat ini pada dasarnya terdiri dari dua komponen utama yaitu tali dan mata pancing. Namun, sesuai dengan jenisnya dapat dilengkapi pula komponen lain seperti : tangkai (pole), pemberat (sinker), pelampung (float), dan kili-kili (swivel).

Cara pengoperasiannya bisa di pasang menetap pada suatu perairan, ditarik dari belakang perahu/kapal yang sedang dalam keadaan berjalan, dihanyutkan, maupun langsung diulur dengan tangan.

Alat ini cenderung tidak destruktif dan sangat selektif. Pancing dibedakan atas rawai tuna, rawai hanyut, rawai tetap, pancing tonda, dan lain-lain.



7. Bubu


Bubu adalah salah satu alat penangkap yang bersifat statis, umumnya berbentuk kurungan, berupa jebakan dimana ikan akan mudah masuk tanpa adanya paksaan dan sulit keluar karena dihalangi dengan berbagai cara.

Bahan yang digunakan untuk membuat perangkap : bambu, rotan, kawat, jaring, tanah liat, plastik, dan sebagainya. Pengoperasiannya di dasar perairan, di permukaan perairan, di sungai daerah arus kuat, dan di daerah pasang surut.

Alat ini cenderung selektif, karena ikan terperangkap di dalamnya. Meskipun cenderung tidak destruktif, namun untuk jermal (stow net) maka pengaturan mesh size jaringannya dan juga lokasi pemasangannya harus sesuai.

Contoh perangkap adalah sero (guiding barrier), jermal (stow net), bubu (portable trap) dan perangkap lain.



8. Pengumpul kerang dan rumput laut

Jenis Rake (alat penangkap pengumpul kerang/rumput laut)

Alat pengumpul kerang dan rumput laut pada umumnya di desain dengan pengoperasian yang sederhana dan pengusahaannya dilakukan dengan skala yang kecil. Alat ini selektif dan tidak destruktif, karena ditujukan untuk menangkap target seperti kerang-kerangan.

Contoh pengumpul kerang adalah garuk (rake), cengkeraman, dan ladung kima. Sedangkan, contoh pengumpul rumput laut berupa alat sederhana berbentuk galah yang ujungnya bercabang. Akan tetapi, alat ini merusak habitat lingkungan perairan kalau tidak dilakukan sesuai prosedur.



9. Pukat Ikan Karang (muro-ami)


Pukat ikan karang (muro-ami) adalah suatu alat penangkapan yang dibuat dari jaring, yang terdiri dari sayap dan kantong yang dalam pengoperasiannya dilakukan penggiringan ikan-ikan yang akan ditangkap agar masuk ke bagian kantong yang telah dipasang terlebih dahulu.

Alat ini cenderung tidak destruktif dan tidak merusak ekosistem, karena metode pengoperasiannya yang tidak sampai merusak karang.

Penggunaan alat ini dilakukan oleh beberapa nelayan dengan berenang, mengejutkan ikan-ikan karang sambil membawa alat penggiring. Dinamakan pukat ikan karang karena tujuan utamanya adalah menangkap jenis-jenis ikan karang.



10. Tombak


Terdiri dari batang (kayu, bambu) dengan ujungnya berkait balik (mata tombak) dan tali penarik yang diikatkan pada mata tombak. Tali penariknya dipegang oleh nelayan kemudian setelah tombak mengenai sasaran tali tersebut ditarik untuk mengambil hasil tangkapan.

Senapan adalah alat penangkap yang terdiri dari anak panah dan tangkai senapan. Penangkapan dengan senapan umumnya dilakukan dengan cara melakukan penyelaman pada perairan karang. Untuk penangkapan dengan panah biasa, umumnya dilakukan dekat pantai atau perairan dangkal.

[New+Picture+(12).bmp]

Harpun Tangan adalah alat penangkap yang terdiri dari tombak dan tali panjang yang diikatkan pada mata tombak. Harpun tangan ini ditujukan untuk menangkap paus, dimana tombak langsung dilemparkan dengan tangan kearah sasaran (paus) dari atas perahu.

Kecenderungan alat tangkap yang relatif sederhana ini tidak destruktif dan sangat selektif, karena ditujukan untuk menangkap suatu spesies. Tetapi alat ini dapat merusak habitat bila disalahgunakan.

Sumber :
haxims.blogspot.com
READ MORE - Mengenal Jenis-Jenis Penangkap Ikan, Khas Dari Indonesia